You are currently browsing the daily archive for July 25th, 2007.
Jadi ingat ama puisinya Kahlil Gibran…
“Ibu adalah keabadian bagi semua wujud..penuh
cinta dan kedamaian.”
Ketika seorang ibu melahirkan,ibuku mengatakan
sakitnya luar biasa,berjuang antara hidup dan
mati,nafas itu serasa di pangkal
tenggorokan…namun saat bayi itu
keluar,menangis pertama kali karena takut akan
dunia,merasa aman di rahim ibu, didekatkan anak
itu kepada sang ibu…seketika sakit yang luar
biasa dirasakan sang ibu hilang demi melihat
seorang makhluk mungil, buah hatinya…ia ciumi
buah hatinya,ia elus kepalanya,bayi itu berhenti
menangis, ada sang ibu yang menjaga…dua hati
itu bersatu…oleh karena itu Allah
sangatlah sayang kepada wanita. Bukankah Islam
itu indah?
Message: Kaum feminis bilang susah jadi wanita
ISLAM, lihat saja peraturan-peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga
dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya
apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita persaksianya kurang dibanding
lelaki.
4. Wanita menerima pusaka (warisan) kurang
dari lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan
mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kpd suaminya tetapi
suami tak harus selalu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan
isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena
masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
Makanya kaum feminisme nggak capek-capeknya
berpromosi untuk MEMERDEKAKAN WANITA
ISLAM.
Tetapi, pernahkah kita lihat sebaliknya
(kenyataannya)?
1. Benda yang mahal harganya tentu akan
dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang
teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata
tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah analogi
seorang wanita Islam.
2. Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki
wajib taat kepada ibunya tiga kali lebih utama dari
bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
3. Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki
tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak
perlu diserahkan kepada suaminya. Sebaliknya,
manakala lelaki menerima pusaka perlu
menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-
anaknya!
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung
dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia
didoaka n oleh segala makhluk, malaikat dan
seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan
meninggalnya jika karena melahirkan adalah
syahid.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan
dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini:
isterinya, ibunya, anak perempuannya dan
saudara perempuannya. Sebaliknya, seorang
wanita tanggungjawab terhadapnya ditanggung
oleh 4 orang lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak
lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu
syurga melalui pintu syurga mana pun yang
disukainya cukup degan 4 syarat saja: shalat 5
waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya
dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah,
tetapi wanita jika taat kepada suaminya serta
menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH
akan turut menerima pahala seperti pahala orang
pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat
senjata.
Masya ALLAH…. demikian sayangnya ALLAH
pada wanita… kan?
Aku bertanya pada Bunda, bagaimanakah lelaki
sejati itu?
Bunda menjawab, Nak…
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya
yang kekar dan perutnya yang keras,
tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya….
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya
yang lantang,
tetapi dari kelembutannya mengatakan
kebenaran…..
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah
sahabat di sekitarnya,
tetapi dari sikap
bersahabatnya pada generasi muda bangsa …
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana
dia di hormati ditempat bekerja,
tetapi bagaimana
dia dihormati didalam rumah dan keluarganya…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahami
persoalan…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya
yang bidang,
tetapi dari hati yang ada dibalik itu…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya
wanita yang memuja,
tetapi komitmennya terhadap
wanita yang dicintainya…
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah
barbel yang dibebankan,
tetapi dari tabahnya dia
menghadapi lika-liku kehidupan…
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya
membaca kitab suci,
tetapi dari konsistennya dia
menjalankan apa yang ia baca…
Ayo apakah Saya, Anda adalah lelaki sejati????
belum terlambat sobat tuk berubah!!!!!
mengertilah siapa kita insya Allah kita dimengerti orang2 d sekitar kita.
understanding and love.
*mungkin beberapa teman2 dah baca,tapi setidaknya ini sebagai pengingat kita bersama:)




komen orang