Ada  fenomena dalam pergaulan terutama hubungan antara lawan jenis yakni pergaulan antara laki-laki dan wanita. Dalam pergaulan sering muncul hasrat untuk memiliki salah seorang dari lawan jenis kita. Hasrat yang membuat kita ingin selalu bersama mereka. Hasrat ini biasanya muncul begitu saja tanpa permisi kepada orang yang berhasrat demikian. Dan ketika hsrat ini memuncak, apa saja bisa dilakukan orang yang berhasrat demikian untuk memenuhi hasratnya, bisa membuat orang tersebut tersenyum bahagia yang sangat seakan-akan  atau bahkan sebaliknya menenggelamkan orang tersebut dalam kemurungan dan kenastapaan seakan-akan semua bala di dunia ini menimpa hanya kepada dirinya. Entah apalah namanya yang tepat, namun kebanyakan orang menyebut hasrat tersebut adalah cinta.

Yup! Subhanallah wal hamdulillah yang telah menciptakan hasrat ini. Dengan hasrat ini terciptalah kedamaian dan semangat persaudaraan di dunia ini seperti yang telah dijelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya. Cinta diberikan kepada keluarga, sahabat, bangsa, negara dan tentu saja Allah Sang Maha Cinta.

Namun belakangan ini nampaknya cinta ini diartikan sangat sempit. Terutama dikalangan anak muda zaman sekarang. Cinta hanya ungkapan untuk hubungan lawan jenis. Orang akan berkata manis dan enak didengar hanya kepada si cantik atau si tampan yang tentu untuk mendapatkan hati si doi , sedangkan kepada orang lain bahkan kepada orang tua kita kata-kata kasar dan menyakitkan lah yang sering keluar. Apakah ini pernah kawan fikirkan???

Anak muda sekarang begitu mudah sekali menyatakan ungkapan cinta kepada lawan jenisnya. Ketika si tampan berkata “I love you!!! Maukah kamu menjadi gadisku???” dan si cantik menjawab “ I love you too!!! tentu saja Sayang, aku mau sekali” dan sering setelah detik itu hilang lah batas antara si tampan dan si cantik itu. Si tampan bebas untuk menyamapaikan hasrat sayangnya melalui sentuhan, gandengan tangan rangkulan kepada si cantik. Dan si cantik bebas bersender di dada si tampan.

Sekilas nampakanya hal di atas sah-sah saja  jika disebut sebagai ungkapan cinta dan sayang. Tapi sadarkah kawan halal kah itu dilakukan bagi kawan-kawan yang belum terikat di hubungan pernikahan. Aku yakin kawan-kawan yang masih memegang nilai manusia akan menjawab hal tersebut tidak dibenarkan. Namun kejadian saat ini hal tersebut menjadi suatu tren  dan budaya masyarkat. Hampir di setiap tempat hal di atas terjadi. Namun apakah yang mendorong kitatetap melanggar sesuatu yang sudah kita yakini salah.

Yup! Itulah nafsu. Banyak orang yang tertipu dengan hasrat yang bergejolak dalam hati mereka yang dikira mereka adalah cinta tapi sebenarnya adalah hanya dorongan nafsu. Nafsu yang hanya untuk memenuhi keinginan sesaat dan seringkali di boncengi oleh syaithon.Aku yakin kawan-kawan semua telah mengerti apa yang terjadi sebenarnya ditenga kita.

Allah sengaja menciptakan hasrat akan ketertarikan pada lawan jenis agar manusia lestari dan dapat berkembang biak yang tujuannya untuk menjadi rahmat bagi semesta alam dengan hasrat cinta yang yang ada pada setiap insan manusia dan Allah maha tahu seberapa besar hasrat manusia akan lawan jeinisnya. Namun Allah membuat batasan agar semua rancanganNya tetap berjalan teratur. Allah tidak mau mausia berlebih-lebihan oleh karena itu dibuat aturan agar manusia tetap pada garis manusianya sebagai penebar kasih saying di muka bumi dan tidak melenceng ke garis binatang atau bahkan lebih buruk dan jahat dari itu. Namun lihat lah apa yang telah terjadi akibat kebodohan kita sebagai manusia yang terlalu menuruti nafsunya terhadap lawan jenis sehingga tidak mematuhi rambu yang Allah telah buatkan.  Manusia bukan menjadi penyebar rahmat dan kasih sayang tapi penyebar bencana dan kerusakan. Coba kawan renungi dan fikirkan.

For love and understanding.