You are currently browsing the category archive for the 'komentarku' category.

Bismillahirrahmanirrahim

Untuk kesekian kalinya blog ini membahas pemimpin. Ya mau bagaimana lagi karena kita masih mencari dan mendambakan pemimpi-pemimpin yang adil dan amanah.

Belakangan ini rakyat makin sering saja menuntut keadilan. Ya keadilan agar hak mereka yang seharusnya diberikan oleh orang-orang yang punya kuasa mereka dapatkan. Gaji buruh pabrik yang tidak dibayarkan. ganti rugi lahan atas proyek pembangunan mall atau daerah rekreasi. Hak akses berjualan di tempat-tempat yang semesetinya sudah disiapkan oleh pihak-pihak yang berkewajiban. Dan masih banyak lagi tuntutan hak yang dilakukan masyarakat.

Akan tetapi disetiap penuntutan itu, jarang sekali yang berbuah keberhasil. Bahkan yang ada adalah penganiayaan dan ancaman dari berbagai pihak termasuk aparat pemerintah.

Teringat pidato pertama khalifaturrasul Umar ibnu Khattab ra. ” orang-orang yang memiliki kekuatan dan kekuasaan di mataku adalah lemah, sampai kuambil kewajiban atasnya. Dan orang-orang lemah adalah kuat di mataku sampai kuberikan haknya atas mereka”, begitulah kira-kira kutipan dari pidato beliau.

Selaras dengan pidato tersebut, pemerintah ada tujuannya adalah untuk menegakkan keadilan. Karena tidak bisa dipungkiri dalam tatanan masyarakat, ada golongan lemah dan ada golongan penguasa. Dan tugas pemerintah lah untuk megakkan keadilan diantaranya seperti pidato Umar ra di atas.

Akan tetapi nampaknya pemandangan dari pidato Umar ra tersebut adalah suatu kejadian langka saat ini di muka bumi. Terutama di negeri dengan pemeluk Islam terbesar di dunia ini. Lihat saja tingkah laku pemerintah negeri ini. Dengan santainya seorang bupati menampakkan senyuman sinis bin meremehkan dan bersikap acuh tak acuh ketika seorang warganya yang mewakili sekelompok masyarakat berbicara kepadanya untuk menuntut keadilan dari bupati tersebut.

Sungguh respon yang menyakitkan. Ketika masyarakat meminta keadilan kepadanya, malah ditanggapi dengan tawa kesombongan dan pengusiran. Sebaliknya jika golongan yang berkuasa yang datang kepadanya, maka karpet merah tergelar untuk mereka. Pemerintah berlagak menjadi hamba sahaya kepada golongan tersebut dan bersedia melakukan apa saja yang mereka minta meskipun meminta mereka berlaku curang ke masayarakat golongan lemah.

Rakyat memang lemah dan karena itulah mereka mempercayakan urusannya kepada anda-anda wahai aparat pemerintah, agara posisi mereka yang lemah anda-anda kuatkan. Rakyat memang bodoh dan tak sanggup menghadapi kelicikan penguasa-penguasa itu, dan untuk itulah rakyat amanahi kepada anda-anda aparat pemerintah yang pintar untuk membela rakyat yang bodoh itu. Bukan malah anda-anda bodohi juga rakyat yang bodoh ini.

Rakyat sangat mengharapkan keadilan Anda-Anda wahai aparat pemerintah. Gunakanlah wewenang Anda untuk memberikan hak orang lemah dan menarik kewajiban orang-orang kuat. Janganlah Anda menghamba kepada dunia. Karena dunia ini hanya sebentar dan persinggahan.

Keadilan Anda akan dituntut di mahkamah maha adil kelak. Dan apa yang akan Anda dambakan di mahkamah tersebut jika Anda ternyata membodohi dan menganggap bodoh rakyat Anda. Dan niscaya keadilan pun akan ditegakkan dihadapan Anda.

for love and understanding

“Demi umurmu, sesungguhnya mereka terombang ambing di dalam kemabukan yang sesat.

Maka meereka dibinasakanoleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.

Maka kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani dengan batu dari tanah yang keras.

Sesungguhnya pada demikian itubenar-benar teradapat tanda-tanda bagi orang-orang yang memeperhatikan  (QS. Al-Hijr ayat 72-75)”

Ketika kembali membaca ayat ini, teringat seorang kawan yang terjebak ke dalam kesesatan yang Allah ceritakan pada ayat ini. Sedih dan terpukul sebenarnya ketika mendapat kabar kawan ini memilki penyimpangan “orientasi”. Entah atas dasar apa dia memutuskan jalan tersebut. Tapi jelas hal tersebut merupakan suatu keseatan yang azabnya sungguh luar biasa dan amat keras. Tidak ada umat yang di azab Allah dengan azab yang beruntun seperti itu. Allah turunkan tiga azab sekaligus untuk membinasakan kaum yang amat berlebihan ini, dan hanaya kepada umat inilah azab itu diberikan. Betapa sungguh mengerikan dan amtpedih. Wahai Kawan tidak takutkah Kawan terhadap azab tersebut.

Belakangan ini golongan penyimpang “orientasi” ini semakin gencar menampakkan diri mereka di dalam masyarakat untuk dapat diterima dan diakui keberadaan mereka. Mereka menuntut untuk penyimpangan mereka dilegalkan dan direstui masyarakat. Dengan alasan hak azasi manusia, mereka meminta hal tersebut dapat diterima sebagai hak mereka sebagai manusia. Sudah banyak kita temukan orang-orang dari golongan penyimpang ini mengumukan kesesatan mereka dengan rasa bangga ke halayak public. Akan kah masyarakat harus menerima tuntutan orang-orang zhalim dan sesat ini??

Tentu saja jawabannya TIDAK!!! Tidak ada hak di muka bumi ini untuk kaum homoseksual yang bias masyarakat berikan kepada mereka. Sedangkan Allah sendiri mengusir mereka dengan cara yang amat hina dina. Hadist rasulullah saw menyebutkan bahwa orang yang membela suatu golongan atau kelompok maka mereka termasuk ke dalam kelompok tersebut. Lantas maukah Kawan melakukan pembelaan kepada para homoseksual laknatullah itu? Wahai Kawan yang saat ini mebela kaum ini bertaubatlah dan sadarkan diri jika tidak ingin mendapat azab sama dengan mereka.

Wahai kawan yang terjebak ke dalam jebakan syaithan. Tidakkah Kawan berfikir hak apa yang membenarkan perilaku kawan yang amat menyimpang tersebut. Secara anatomi jelas itu bukan perilaku yang sesuai dengan tubuh Kawan. Secara fungsi jelas aktifitas Kawan-kawan tersebut suatu hal yang sia-sia. Jelas salah satu fungsi hubungan intim adalah untuk mendapat keturunan. Dari mana kawan akan mendapatkan keturunan ini. Dengan mengadopsi?? Lagi-lagi kawan-kawan akan mengakali hukum Allah.

Entah hasrat apa yang membuat mereka menyukai sesama jenis. Kenyamanan saat bersama, rasa kasih sayang begitu besar dan bla-bla yang menjadi alasan mereka melakukan kesesatan itu. Hak ini kah yang kawan bela? Wahai kawan manusia bukanlah binatang yang beraktifitas didasarkan atas intuisi dan dorongan perut. Manusia diberikan akal untuk dapat memilah mana yang benar dan mana yang batil. Di mana letak akal Kawan yang selalu kawan agung-agungkan itu. Bahkan binatang sendiri tidak melakukan penyimpangan kodrat mereka seperti yang kawan lakukan.

Hak asasi manusia bukan lah segala keinginan manusia bisa dibenarkan. Sebagai manusia, manusia hidup di bumi Allah ini dengan memilki jalur yang telah ditentukan sang pemilkinya. Dan mengikuti jalur itulah yang disebut hak azasi manusia. Dan kebatilan lah bagi kawan-kawan yang menylahi jalur yang telah ditentukan sang pemilik bumi ini. Tidak takutkah kawan akan siksaan yang diancamkan kepada manusia-manusia yang melampaui batas?

Maka kawan kembali lah ke jalan yang hak yang benar-benar hak. Dan jangan kawan mengikuti langkah-langah syaithan yang hanya mengikuti hawa nafsunya. Lepaskan diri kawan dari jeratan kesesatan yang nyata ini dan mohonlah ampun kepada Allah. Dan insya Allah Kawan akan mendapatkan kenyamana, kasuh saying dan cinta yang hak dan indah.

“ya Tuhan kami, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah Kami beserta anak cucu kami dari menyembah hawa nafsu”

untuk kawanku…

kembalilah ke jalan tuhanmu…

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Laskar Pelangi sedang booming saat ini. Novel yang ditulis oles seorang Andrea Hirata, seorang pegawai Telkom yang pernah menjadi pegawai PT Pos Indonesia memang unik. Dengan tokoh anak-anak kampung di pulau Balitong, mengugah banyak hati pembacanya. Pujian banyak bermunculan untuk menggambarkan betapa uniknya karya sastra penulis yang kecilnya dipanggil Ikal (seperti nama tokoh dalam Novelnya). So!! Jika tulisan ini lagi-lagi menulis pujian untuk Novel ini, sungguh hal yang sia-sia nampaknya.

Ada hal yang menjadi pertanyaan dari novel ini, mengapa kata yang diambil untuk menggambarkan sekelompok anak-ana kampung itu adalah Laskar Pelangi. Pelangi… ya kata itu sungguh menjadi keunikan tersendiri yang memunculkan banyak persepsi mengenai novel ini. Masa yang indah, keceriaan, perjuangan, dan masih banyak lagi persepsi-persepsi yang “berseliweran” di kepala pembaca.

Sekarang mari kita berimajinasi mengenai suatu gambaran pelangi. Indah dengan kombinasi warna yang menyejukkan. Biasanya muncul setelah hujan yang kemudian diterpa oleh kuatnya sinar mentari. Tapi tahukah Kawan, dimana kaki pelangi itu berawal? dan dimana kaki pelangi itu berakhir?? wallahu a’lam.

Begitulah penggambaran Laskar Pelangi yang melukiskan pelanginya di dunia ini. Banyak orang yang tidak mau tahu bagaimana kehidupan mereka di pulau yang sepi dan jarang dikunjungi orang itu. Pulau yang jalan pun tak ada di atasnya. Dari tempat yang tidak diketahui dan tidak mau diketahui orang inilah lukisan pelangi nan indah dari Laskar Pelangi tercipta.

Akhirnya keindahan itu nampak oleh orang-orang yang tidak may tahu dengan kehidupan Laskar Pelangi tadi. Keindahan yang begitu cemerlang ini pun sayangnya hanya mampu sejenak untuk membuka kacamata hitam orang-orang sekitarnya. Yang akhirnya pun tak satu orang pun bagaimana kesudahan dari lukisan yang dibuat Laskar Pelangi tersebut.

Hal itulah yang tergambar dalam novel ini yang sebenarnya merupakan fenomena umum dimasyarakat, terutama masyarakat Indonesia. Bangsa ini terlalu “ignorence” terhadap segala hal. Jarang yang mau tahu dari mana asalnya, bagaimana terbentuknya. Kemudian bagaimana nasib kesudahan dan akhir hayatnya. Masyarakat ini hanya mencari dan melihat saat senang. Bagaimana keuntungan yang sebesear-besarnya dapat diraih dalam waktu sesingkatnya. Saat itu, untuk dia soerang. Itulah konsep diri kebanyakan masyarakat ini.

Lihat saja fenomena keindahan dan kekayaan alam yang ada di atas tanah ini. Manusia-manusia yang ada hidup di atas tanah ini hanya menghayalkan berapa besar keuntungan pada dirinya jika kekayaan tersebut mereka jual. Mereka tdak memikirkan bagian akhir dari keindahan yang ada dan bagaiaman sulitnya membangun keindahan alam tersebut.

Belum lagi aset-aset negara yang dengan seenaknya mereka jual kepada pihak yang mengincar keuntungan dari negeri ini. Aset telekomunikasi, transportasi, pertambangan dan mineral, dan masih banyak lagi aset-aset negara yang pada awalnya mereka tidak tahu betapa sulitnya membangun aset-aset tersebut dan bagaiamana akhir yang dihadapi sesudah perbuatan mereka.

Begitulah gambaran bangsa yang mengingkari adanya hari akhir seperti yang difirmankan Allah melalui rasulullah salallahu’alaihi wassalam.

“Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan”(QS.An-Naml ayat 14).

Lantas masihkah kita akan menghancurkan dan segera mengakhiri keindahan-keindahan laskar pelangi-laskar pelangi berikutnya?? Mari sadarkan diri. Kehidupan ini memiliki awal, dan segala awal memiliki akhir. Janganlah kita menjadi orang yang “cuek” terhadap kedua titik tersebut. Sebab di sanalah penentu kebahagiaan yang akan Kita dapatkan.

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

for love and understanding :)

bismillahirrahmanirrahim

Kegiatan ekonomi didefinisikan sebagai kegiatan yang menyangkut pengambilan kebijakan suatu bangsa dalam usahanya untuk memanfaatkan seluruh sumber daya yang terbatas untuk meningkatkan kemakmuran bangsanya. Namun kegitan ekonomi secara nyatanya bukanlah kegiatan suatu bangsa. Kegiatan ekonomi secara mikro juga merupakan kegiatan yang dilakukan masing-masing manusia, bahkan hampir seluruh aktivitas manusia berorientasi kepada kegitan ekonomi.
seluruh kegiatan ekonomi pasti berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan yang akhirnya mencapai garis kemakmuran. Sehinga pada 1776 seorang pemikir yang bernama Adam Smith berfilsafat mengenai fenomena kegiatan ekonomi. Dalam pandanganya itu si Adam Smith mengatakan yang intinya bahwa setiap individu memilki kebutuhan dan berhak untuk dipenuhi agar untuk mencapai kemakmuran yang diidamkan. Pandangan ini berpendapat tidak ada satupun yang dapat mengatur pasar, namun pasar akan membentuk polanya sendiri diakibatkan oleh invisible hand.
Jika diperhatikan jelas kita dapat mnyimpulkan apa sebenarnya invisible hand tersebut. Invisible hand yang sangat mengatur pasar ini adalah kecenderungan dari kebutuhan yang ingin dipenuhi itu. Ketika kecenderungan itu meningkat maka pasar akan menjadikannya sabagai prioritas utama untuk dipenuhi. Namun jika kecenderungan itu menurun maka pasar pun tidak akan bergairah untuk menyediakan kebutuhan tersebut. Tentu hal tersebut suatu yang logis, karena seperti yang disebutkan di atas kegiatan ekonomi itu sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia
Teringat sabda rasulullah salallahu ‘alaihiwasssalam bahwa tidak ada yang dapat memenuhi keinginan seorang manusia kecuali saat mulutnya telah dipenuhi oleh tanah (telah wafat). Ya memang begitulah sifat manusia. Kebutuhan manusia tidak akan pernah habisnya, jika satu telah dipenuhi maka akan muncul lagi keinginan lainnya. Namun jika yang dibahas adalah keinginan manusia, maka kita tidak dapat menafikan yang namanya nafsu manusia. Nafsu inilah sebenarnya yang mendominasi dari kebutuhan dan keinginan manusia untuk dipenuhi.
Nafsu inilah yang menjadi permasalahan utamanya. Allah telah mewanti-wanti ‘Kallainnalinsana layatgho’, bahwa seungguhnya manusia itu melampaui batas. Dan inilah yang terjadi sejak pandangan Adam Smith dicetuskan. Kebutuhan dan keinginan manusia jadi raja, bahkan sudah tidak mengenal batas, hitam atau putih, benar atau tidak keinginan manusia itu untuk dipenuhi. Selama kecenderungan pasar tinggi maka hal tersebut wajiblah untuk dipenuhi.
Itulah fenomena kegiatan ekonomi saat ini yang begitu memanjakan hawa nafsu manusia. Pasar sudah tidak lagi melihat keinginan tersebut merusak apa tidak, membawa manfaat apa tidak, bahkan membawa berkah atau murka Allah. Prinsip yang ditekankan adalah ‘you can buy so you can take it’.

Akhirnya tertutuplah hati nurani manusia dan hidayah pun tidak sampai kepada mereka. Apapun akan dihalalkan untuk memenuhi keinginan tersebut, yang penting mereka mendapat untung. Maka jadilah pornografi, penjualan wanita, bayi dan masih banyak lagi yang sungguh tertutup hati nurani dalam melakukannya. Bahkan perang pun mereka siap dan terjadilah kerusakan di muka bumi ini seperti yang malaikat katakan kepada Allah bahwa yang akan dikerjakan manusia adalah merusak dan menumpahkan darah.

Semua ini sebagian besar akibat skenario ekonomi pasar yang menghamba pada hawa nafsu. Dan jika manusia mendahulukan nafsu, maka nafsunya penuh akan bisikan dan keingina syaithan. Maka bukan aneh lagi jika kita mengatakan ekonomi pasar = ekonomi syaithan.

Maka kawan, masihkah kita akan berpegang pada sistem yang menghamba pada syaithan ini? Mari kita mulai perubahan yang diawali dengan kembalikan iman kita ke hati ini. Kemudian lakukan revolusi perrombakan dan peruntuhan rezim ekonomi pasar. Memang rezim ini sungguh kuat,  berdiri sejak 1776. Bahkan sistem komunis pun tak mampu menghadapinya.

Langkah paling konkrit yang dapat dilakukan adalah kita kekang keinginan hawa nafsu kita ini. Pelajari mana yang haq untuk dipenuhi dan bagaimana cara yang haq nya. Jika setiap orang melakukanya insya Allah maka ekonomi pasar yang saat ini berhamba kepada syaithan dapat di netralisir keadaannya. Dan secara beriringan kita kampanyekan Ekonomi berdasarkan pada hukum. Setelah itu baru kita lakukan perubahan yang lebih besar lagi Kawan secara bertahap tentunya.

Maka siapkan jiwa-jiwa muda mu. Kita tegakan yang haq dimuka bumi ini demi  meraih rahmatan lil’alamin. Insya Allah

for love and understanding

bismillahirrahmanirrahim

“ini hanya untuk 17 ke atas”

“Belum 17 ga boleh”

hahaha!! teringat masa kanak-kanak dulu *sekarang juga masih kok :D * yang merasa tabu melihat benda-benda yang ada labelnya 17+. Tapi kemudian malah yang muncul adalah rasa penasaran kenapa benda-benda yang punya label itu kita dilarang. Ada apa gerangan? Akhirnya curi-curi deh, untuk lihat atau beli benda-benda itu. Kawan-kawan dulu juga gitu kan? Kalo tidak pernah bagus, doble thumbs for you.

Seperti yang kita tahu benda-benda yang berlabel seperti itu adalah benda yang katanya benda punya/urusan orang dewasa. Mayoritas dari benda-benda berlabel itu adalah berhubungan dengan seks. Ya Kawan-kawan pasti ngerti apa saja bentuk benda-benda itu.

Namun seiring dengan semakin gencarnya aksi antipornografi dan antipornoaksi yang diimbangi dengan media pornoaksi dan pornografi yang semakin merajalela dinegeri ini belakangan ini, muncul banyak fenomena yang cukup menggelitik. Beberapa waktu lalu direncanakan release sebuah film yang mengadopsi film yang sukses di Amerika dan sangat digandrungi oleh kalangan muda negeri ini yang mengaku negari religious. Pemutaran film itu memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat yang menolak film yang amoral tersebut diputar. Dan akhirnya film itu pun tidak jadi diputar. Alhamdulillah.

Tapi belum reda gonjang-ganjing film tersebut, ternyata sudah disiapkan lagi sebuah film yang sama-sama amoralnya. Namun pihak produsen mengatakan pihak tersebut berlabel 17+ jadi masyarakat tidak perlu khawatir.

Lagi-lagi angka 17 dilibatkan dan dijadikan label tuk baenda-benda pengumbar syahwat itu.(sebagai orang kelahiran tanggal 17 sungguh tidak terima, apa hubungannya, hehe). Muncul satu pertanyaan apakah orang dewasa boleh melihat adegan-adegan maksiat tersebut? Apakah orang 17+ tidak terkena murka Allah jika mengkonsumsi hal-hal tersebut?

Jika kita perhatikan fenomena di masyarakat nampaknya jika orang-orang 17+ melakukan maksiat seperti mengkonsumsi benda-benda 17+, merokok, minum alkohol(mabuk2an), judi, clubbing dan masih banyak lagi hal-hal yang dalam norma yang berlaku  dibeberapa masyarakat masih dibenci, menjadi hal uang lumrah jika dilakukan oleh orang dewasa. Fenomena ini ungguh aneh bagi negeri ini yang sedang bertujuan menyelamatkan dirinya dari kehancuran terutama kehancuran generasinya. Seperti yang dicontohkan pada awal tulisan ini, negeri ini sedang memerangi segala hal yang porno. Namun film-film yang mempertontonkan aroma porno itu masih beredar legal di masyarakat dengan pasar orang dewasa sebagai alasannya. 

Lebih jauh lagi perang terhadap porno tersebut bukan membuat hal-hal porno berkurang malah makin semarak di masyarakat bahkan bentuknya kini tidak dalam bentuk gambar dan film namun juga lagu-lagu yang sering didengar masyarakat bahkan dinyanyikan oleh pengamen-pengamen cilik di buskota atau di lampu merah. Dan lebih jauh lagi yang dahulu para model dalam film2 terlaknat itu adalah model antah berantah. Belakangan ini malah para wakil rakyat yang berlomba-lomba menjadi modelnya. Isk isk isk!!!!

Pada akhirnya bagaimana pun pemerintah membuat program perang terhadap kemaksiatan di masyarakat itu semua tetap akan sia-sia. Karena ketidaktegasan dalam memutuskan. Seperti contoh yang dijabarkan dalam tulisan ini. Jika ingin negeri ini selamat janganlah setengah-setengah dalam bertindak. Yang dibutuhkan adalah TOTALITAS. Jadi tidak adalagi yang namanya 17++ tapi yang ada untuk semua umur.

save our nation

bismillahirrahmanirrahim

Pernahkah kawan menikmati keindahan langit malam di kota yang bernama Jakarta? Pemandangan langit dimana bintang-bintang bertaburan dan kelap-kelip indah menemani keperkasaan rembulan dalam menyinari malam di bumi Allah ini. Tentu kawan akan menjawab hal tersebut hampir menjadi suatu kemustahilan di langit kota jakarta yang penuh akan polutan ini.

kesunyian langit malam kota jakarta seing kita sayangkan. akibat perbuatan manusia yang begitu boros menggunakan bahan bakar dalam segala kegiatannya mengakibatkan keindahan alam yang merupakan anugerah Allah subhanallahu wata’ala lenyap dan dicabut keberadaanya dari kota Jakarta.apakah ini suatu azab bagi penduduk Jakarta? wallahua’alam. namun belum terlambat bagi warga kota jakarta untuk mengembalikan keindahan langit malam kota ini. so let start from our selves and do what we can do to make jakarta better.

tapi dari kesunnyian tersebut terungkaplah suatu pelajaran yang perlu kita renungi.dilangit jakarta yang kotor rembulan tetap berjaya menerangi malam kota ini.sedangkan bintang-bintang tiada nampakkehadirannya. mungkin sebagian besar kawan akan merespon dengan “ya iyalah, bulan gede sedangkan bintang ukuranna kecil jauh pula”. ya respon itu memang suatu fakta. tapi coba kita beranalogi sedikit.

pertama mari kita analogikan cahaya yang diberikan ke dua benda langit tersebut ke bumi ini dengan besarnya niat yang dimiliki seseorang. suatu niatan yang besar dalam melakukan sesuatu akan jauh lebih tahan terhadap segala rintangan dan keadaan yang tidak mendukung,hal ini dicontohkan rembulan yang tetap berjuang memberikan sinanrnya meski langit mendung sedangkan bintang menampakkan niat yang tidak sungguh-sungguh dan akhirnya sedikit timbul rintangn langsung give up.

kedua analaogikan jumlah rembulan dan dan bintang sebagai jumlah fokus yang kita miliki. seseorang yang memilki fokus terlal banyak akan memberikan effort yang kecil pada setiap fokusnya. seperti yang terjadi pada bintang bertebaran dimana-mana tapi tidak memberikan pencahayaan yang signifikan di langit malam. lain halnya dengan bulan yang fokus pada satu titik namun hasilnya mempengaruhi lingkungannya.Jangan takut jika kita hanya fokus pada satu bidang dan merasa tidak punya andil di bidang kehidupan lain. semua bidang kehidupan saling terkait dan mempengaruhi.jika kita tidak fokus pada bidang kita niscaya bidang kehidupan lainnya akan melemah.

ketiga berbuatlah kepada lingkungan yang terdekat.rembulan telah mencontohkan dimana dia memberikan sinarnya kepada bumi benda langit terdekat darinya sehingga bumi benar2 merasakan manfaatnya dan rembulan menjadi begitu manfaat bagi bumi sedangkan bintang yang sebenarnya memiliki keuatan yang besar namun karena mencoba memberikan kepada orang-orang yang jauh, manfaatnya tidak begitu besar dan banyak yang termubazirkan.

ketiga hal tersebutlah yang mungkin kita bisa ambil dari langit jakarta yang bisa kita terapkan dalam kehidupan kita. dan tentu saja menjadi poin kita untuk terus menjadikan kota jakarta menjadi lebih baik.bisa kita simpulkan seperti apa yang akan memberi manfaat besar yaitu

“Curahkanlah segala kekuatan kita untuk menjadikan lingkungan terdekat kita terus membaik”.

met ultah untuk kota Jakarta.

for love and understanding

Entah mengapa muncul perasaan lucu ketika memperhatikan fenomena yang ada di Negara ini dalam menyikapi momen perjuangan yang bersejarah yang dimilki bangsa ini. Dari perayaan proklamasi kemerdekaan sampai hari jadi angkatan bersenjata republik ini. kita temukan kegiatan seremoni yang diselenggarakan demi memperingati momen tersebut.

Hal yang paling baru adalah memperingati satu abad momen awal kebangkitan bangsa ini. lagi-lagi yang terjadi adalah seremoni secara besar-besaran di stadion kebanggaan bangsa ini yang hanya satu-satunya sejak empat puluh tahun lalu. Dalam acara terebut ditampakkan kemeriahan dan kebahagiaan yang sangat. Penuh dengan nyanyian, tarian dan ucapan-ucapan kebanggaan. Ucapan bangga bahwa momen awal kebangkitan bangsa sudah berlangsung seratus tahun.

Namun tak pernahkah kita terfikirkan segala yang awal pasti ada akhirnya. Setidaknya dalam mencapai akhir tadi ada rintangan-rintangan yang dihadapi yang jika lengah kita akan mati sebelum sampai tujuan. Seratus tahun lalu pendahulu bangsa ini telah menetukan garis start kebangkitan bangsa ini. dari garis start tersebut mereka melakukan injakkan pertama ke depan dengan penuh perjuangan. Kemudian injakan tersebut disusul dengan injakan-injakan langkah maju berikutnya. Dan sekali lagi dalam setiap injakan tersebut dikorbankan banyak hal oleh para pendahulu kita.

Sekarang apakah ada yang tahu dengan jelas sudah sampai di mana injakan tersebut. Atau menyadari apakah injakan langkah maju tersebut ternyata sedang berhenti di mana atau bahkan worstcase apakah ada yang sadar bahwa injakan itu telah mati? point inilah yang seharusnya disadarkan kepada bangsa ini memperingati momen bersejarah bangsa ini. Bung Karno berkata “bangsa yang besar adlaah bangsa yang menghargai pahlawannya” adalah bukan sebatas dilakukan perayaan mengenang momen heroic para pahlawan tersebut. Tapi analisis dimana langkah yang para pahlawan telah awali kini berada dan bagaimana keadaannya saat ini. Kemudian pikirkan bagaimana langkah tersebut bisa dilanjutkan agar tersampaikan tujuannya.

Seremoni yang diadakan seharusnya menyampaikan hal tersebut kepada bangsa ini. Menyampaikan keberadaan langkah bangsa ini dan langkah lanjutan yang akan dilakukan, sehingga seluruh bangsa mengerti apa langkah yang telah diawali para pahlawan tersebut dan bagaimana lanjutannya sehingga bangsa ini bisa bahu-membahu dalam memastikan injakan maju selanjutnya. Bukan seremoni yang penuh dengan kegemerlapan dan keriuhan yang tak bermakna yang diakhiri dengan letupaan kembang api yang diimpor. Begitu mubazirnya apa yang dilakukan dalam seremoni yang bangsa ini lakukan, padahal rasul telah berpesan bahwa kemubaziran adalah perbuatan syaithan yang azab Allah atasnya. Maka bukan suatu keheranan bangsa ini ditimpa azab karena perbuatannya adalah perbuatan syaithan, nauzubillahiminzalik.

Mari tegaskan kawan, seremoni momen bersejarah tidaklah sama dengan seremoni resepsi pernikahan yang penuh dengan kebahagiaan. Tapi seremoni ini merupakan seremoni untuk berjuang dan berkorban demi mencapai kebahagiaan. Jangan kita mendapatkan kebahagiaan dengan seremoni yang ada, sedangkan saudara kita di pedalaman sana masih dalam kebodohan dan ketidaktahuan.

Jangan biarkan langkah yang telah dimulai seratus tahun lalu mati ditengah dan terhenti ditengah jalan. Langkah tersebut bukanlah hanya langkah para pahlawan dan pendahulu negeri ini. Tapi merupakan langkahku, langkahmu dan langkah kita semua yang harus kita teruskan bersama. Maka berjuang dan teruskan langkah tersebut untuk menunjukkan bahwa seratus tahun lalu merupakan benar-benar awal kebangkitan bangsa ini yang tak akan berhenti sampai akhir dunia.

Peraturan Blog Ini

-setiap pengunjung disebut kawan.Kawan wajib ngasih komen(hehehe maksa), tapi yang membangun yak??!! -Kawan gak boleh menggunakan kata-kata kotor, sopan lah, tunjukkan anda berakhlak yang baik.dan kawan boleh link blog ini dan ceritain ke orang lain (biar promosi sekalian :P)

kalender

November 2009
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Berita Blog Ini

-Puisi barunya benny dah release lagi hehehe -ada apa dengan Ibu2 kita sekarang???

kategori artikel

Albumku

Bersama kelompok PLO2

Bersama kelompok PLO

HME tetep paling narsis

More Photos

Blog Stats

  • 27,747 hits

Top Clicks

  • None