Kembali Dago Mengingatkanku

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [QS.  Al-Hujurat : 13]

“Din…Din…”

“jalan d trotoar atuh kang!!!!”

aku terkaget ketika mendengar sahutan itu dari salah satu mobil box yang melintas d dago yang hampir menyerempetku.

namun bukan suara klakson mobil yang membuatku terperangah, tapi kata2 sang sopir yang bilang jalan kaki d trotoar. aku jadi berfikir mengiyakan, kenapa aku gak jalan di trotoar aja ya?

tapi kemudian aku menemukan kenapa aku tidak menggunakn trotoar. trotaor di sepanjang dago ini dipenuhi oleh kafe2 tenda. aku jadi berfikir, kenapa pihak pemkot tidak menertibkan kafe2 tenda ini, biar pengguna trotoar seperti aku bisa nyaman menggunakannya. biar tidak ada lagi pengendara mobil yang marah2in pejalan kaki kaya aku.

tapi ketika melintas d salah satu kafe halaman tersebut.kulihata para pelayan dan pemilik kafe.terbayang d kepalaku berapa orang yang menggantungkan rezekinya d pundak mereka.juga terbayang d benakku bagaimana wajah mereka ketika pemkot menggusur mereka kafe tenda mereka yang buka hanya pada malam hari dan nasib orang2 yang bergantung pada mereka.

sungguh egois fikiran sesaatku yang terlintas sebelumnya. mengapa mereka harus d korbankan karena hanya tuk kenyamanan pejalan kaki seperti aku .toh mereka hanya ada d malam hari yang kepadatan jalan pun sedikit sekali.kenapa aku saja yang sedikit bersusah tuk memutar sedikit ketika melewati kafe2 halaman itu.

cobalah mengerti orang2 d sekitarmu sehingga kau akan mengerti siapa dirimu.

for understanding and love 🙂

Advertisements

Persaksian Wanita

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

thanks for annisa_piwi atas pertanyaannya mengenai persaksian wanita yang kurang d banding laki2 dalam Islam.moga2 ini bisa menjawab ya.

Subhanallah, Allah memang mahatahu mengenai makhlukNya.
dari buku yang terakhirku baca yang judulnya why a man *bla-bla* and a woman can’t read a map. di buku ini d jelaskan mengenai cara berpikir wanita dan laki2, dalam buku ni d perlihatkan bagan otak manusia serta titik pengaruh otak pada manusia.

pada laki2 titik-titik pengaruh emosi d otak hanya 2 titik pada bagian otak kanan. sedangkan pada wanita titik-titik pengaruh emosi ini terdapat pada otak kanan maupun otak kirinya dan itupun jumlahnya cukup banyak.

sehingga dalam keadaan terdesak dan penuh emosi seorang laki2 masih dapat berfikir dan memutuskan suatu perkara secara logis dan rasional. sedangkan wanita tentu saja akan sangat d pengaruhi emosinya karena cenderung tak dapat menggunakan logika dan rasionalnya dalam keadaan demikian. maka untuk persaksia wanita tak bisa d pegang persaksian dari seorang wanita saja. perlu lebih dari satu wanita untuk bersaksi jika memang saksinya adalah wanita. tujuannya adalah tuk menghilangkan persepsi pengaruh emosi dari saksi wanita satu dengan wanita lainnya.

Maka mengertilah wahai wanita betapa Allah maha mengerti mengenai kelemahan dan kelebihanmu.Allah maha mencintai mu wahai para wanita makanya Allah menurunkan aturan2 untuk menjagamu.

subhanallah.:)

Cerita Dari Seorang Kawan

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

ini ada kisah2 yang sangat cocok untuk kita renungi. selamat membaca:)

Pelajaran yang paling berharga

Ketika kuliah saya di sekolah perawat memasuki tahun kedua, profesor kami memberikan kuis. Saya harus berkonsentrasi keras dan menahan nafas selama mengerjakan kuiz tersebut, sampai saya membaca pertanyaan terakhir: “Siapakah nama dari wanita yang membersihkan sekolah?” Saya langsung merasa bahwa itu adalah pertanyaan yang lucu. Saya telah melihat wanita pembersih itu beberapa kali, dia tinggi, berambut hitam dan berumur kurang lebih 50, tetapi bagaimana saya tahu namanya?
Saya menyerahkan kertas jawaban saya kepada profesor dan membiarkan pertanyaan terkhir kosong.
Sebelum kelas berakhir, seorang teman saya bertanya apakah pertanyaan terakhir itu akan dinilai. “Tentu saja”, jawab si profesor. “Di karir anda, anda akan bertemu banyak orang. Mereka semua penting. Mereka pantas mendapatkan perhatian dan kasih sayang, walau yang kau lakukan hanyalah tersenyum dan mengucapkan “hallo”.
Saya tidak pernah melupakan pelajaran itu. Saya akhirnya tahu bahwa nama wanita pembersih itu adalah Dorothy.

Pelajaran penting kedua

Selalu mengingat kepada siapa saja yang melayani anda

Pada suatu hari ketika Es krim Sundae harganya lebih murah, seorang anak laki-laki berumur 10 tahun memasuki coffe shop hotel dan duduk di meja. Seorang pelayan meletakkan segelas air di depan dia.
“Berapa harganya es krim Sundae” anak laki-laki itu bertanya.
“Harganya lima puluh sen” jawab pelayan itu.
Anak laki2 itu mengeluarkan tangan dia dari jaket dan melihat uang koin yang dimilikinya.
“Hm.., berapa harga dari semangkuk es krim polos?” tanya dia.
Sementara itu orang-orang telah mengantri untuk memperoleh meja dan pelayan menjadi tidak sabar.
“Tiga puluh lima sen” jawab pelayan itu dengan kasar.
Anak laki-laki itu menghitung kembali uang koinnya,”Saya mau es krim polos saja” jawab dia lagi.
Pelayan itu membawakan dia es krim, meletakkan tagihan di meja dan meninggalkan anak laki-laki itu.
Anak laki-laki itu segera menghabiskan es krimnya dan kemudian membayar ke kasir lalu pergi.
Sewaktu pelayan itu kembali lagi ke meja tempat anak laki-laki itu, dia mulai menangis karena di sana dia menemukan dua buah uang dua puluh sen tertata apik di dekat mangkuk es krim yang kosong.

Anda lihat, dia tidak bisa membeli es krim sundae dan lebih memilih es krim polos, karena dia harus mempunyai uang yang cukup untuk memberikan pelayan itu tips.
*mungkin 2 kisah di atas sering kita saksikan ato bahkan kita alami sendiri. sering kita (terutama aku sendiri) selama ini memandang orang2 sekitar dengan pandangan sebelah mata. kita tak pernah menganggap penting keberadaan mereka.

tapi coba fikirkan dengan sebaliknya. apa yang terjadi dengan kita bila orang tersebut tak ada. tukang sampah yang membawa sampah2 d rumah kita k TPA(tempat pembuangan akhir). kita sering menganggap mereka jorok, bau dan menjijikkan. tapi pernah kita berfikir apa yang akan terjadi jika mereka tak ada? apa yang akan kita lakukan dengan sampah2 d rumah kita?

cobalah mengerti siapa orang2 di sekitar kita, sehingga kita pun akan mengerti siapa diri kita.*

for understanding and love 🙂

Di Dago Yang Dingin

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

hmm… brrrrr……

“dingin banget sih nih bandung….dah pake sweater tapi tetep aja kedinginan”

kalimat itulah yang terluncur di bibir ku dalam perjalanan kampus menuju asramaku. ketika itu pukul 11 malam dan jalan yang kulewati sepi sekali(dayang sumbi dan sumur bandung :red). akhirnya akupun sampai ke jalan yang termasuk metropolitannya Bandung, jalan ir.Juanda ato yang terkenal denga kawasan DAGO.

hmmmm……

“jam segini masih rame”,ujarku.

seperti biasanya di jalan ini banyak sekali pengamen, tapi biasanya jam segitu sih para pengamen2 itu dah pulang k peristirahatannya menurutku. tapi malam itu sedikit berbeda.d trotoar pertigaan depan Mc’D dago beberapa pengamen membuat api unggun kecil. beberapa di antara mereka kulihat sedang asik memainkan gitar butut mereka, sedangkan sebagian lagi tidur *basikaluak* (istilah minang, lupa indonesianya gimana)di atas trotoar tersebut tanpa alas apapun.

namun satu hal yang membuat ku terkejut. mereka bukan lah orang2 dewasa ato setidaknya anak2 remaja.melainkan anak2 d bawah umur 10 th(menurutku).

sungguh ironis sekali pemandangan ini.kejadian ini terjadi d sekitar sebuah kampus yang kononnya merupakan kampus terbaik bangsa.kampus yang mahasiswa2nya akan memimpin bangsa ini d kemudian hari.tapi ternyata kampus ini tidak membawa dampak positif bagi masyarakat d sekitarnya.huuh!!!!!

bagaimana nanti saat telah mereka memimpin.sedangkan semenjak mahasiswa ini mereka tak pernah perhatian dan peduli dengan lingkungan mereka yang pastinya mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri.

mungkin ini salah satu bukti bahwa orang-orang yang mendapat pendidikan d negeri ini tidak akan membawa kebaikan bagi masyarakat (ternyata tak jauh dengan para mafia barkley).

uhhhhh pusing aku mikirinnya kenapa begini kenapa begitu.pertanyaan-pertanyaan di atas lebih baik aku tanyakan ke diriku sendiri.

Apa Yang Telah Kau Perbuat Ben Tuk Memperbaiki Hidup Mereka?????!!!!!!!!

atau

Apa Yang Kau Cita2kan Tuk Mereka???????!!!!!!!

MEREKA JUGA BUTUH PENGERTIAN DAN CINTA DARI SEKITARNYA TERMASUK

KAMU BEN!!!!!

*hmmmm….. aku sadar ini pertanyaan yang sangat berat tuk d jawab* (ARRRRGHHHHHHH!!!!!!! gak konkrit juga lo ben!!!!!!!!!!kesel!!!!!)