Subuhku Hari Ini


Bismillahirrahmanirrahim

pagi ini aku terbangun pukul 04:25 WIb tepat 5 menit sebelum azan subuh berkumandang untuk wilayah Bnadung dan sekitarnya. Namun rasa nyeri di kepala ini membuatku sedikit enggan untuk beranjak dari tempat tidur. Akhirnya ku putuskan untuk tetap berbaring sambil menunggu azan subuh. Tapi hingga azan subuh, rasa nyeri makin berat sehingga agak enggan untuk berjamaah di masjid dekat asramaku. Yup akhirnya aku putuskan untuk menunaikan Subuh di kamar dan kemudian kulanjutkan dengan tilawah.

ketika tilawah itu terdengar suara ribut dari teman2 seasrama. kupikir itu hanya obrolan mereka saja. namun lama kelamaan ku dengar omongan itu agak serius tapi aku tetap meneruskan tilawahku. ketika aku keluar ternyata sumeber keributan itu adalah tertangkapnya seseorang pencuri yang akan menguntit di kamar sebelah kamarku.

memang asrama ku sudah beberapa kali kecolongan dan baru kali ini berhasil menangkap basah sang pencuri. dan akhirnya si pencuri kami bawa ke RT setempat setelah itu sang RT mengembalikan kepada kami mau di apain tuh si pencuri. Dan akhirnya kami sidang si pencuri untuk mengaku dan kami ikat selama setengah jam di depan pintu gerbang dan kami pasangkan papan pengumuman bahwa orang itu adalah pencuri.

huhu.. sebenarnya aku takut si pencuri itu jadi bulan-bulanan tetangga-tetangga kami. dan ternya betul saja beberapa orang melayangkan “bogemnya” ke wajah si pencuri. dan akhirnya ada seorang bapakyang menyarankan untuk dilepas saja si pencuri itu dari pada mati di pukulin warga. dan akhirnya kami setuju karena kami fikir si pencuri sudah jera dengan kejadian yang menimpanya, setidaknya tidak bakal berani lagi datang ke tempat kami.

Kemudian muncul pertanyaan yang menggelitik. Apa yang membuat orang itu melakukan hal tersebut? sudah menjadi kesepakatan umum kalau pencurian merupaka suatun perbuatan tercela dan melanggar hukum dan pasti orang yang waras akan berfikir ribuan kali untuk melakukan pencurian. Namun orang-orang sering memaklumi ketika seseorang yang sedang dihadapi kesulitan hidup terutama finansial dan mereka sedang sangat membutuhkannya melakukan pencurian semacam itu meskipun ucapan mulut lebih sering tidak sinkronnya dengan kejadian di lapangan ketika banyak orang-orang seperti itu dihajar tiada ampun sampai meregang nyawa seperti yang hampir dialami oleh si pencuri yang tertangkap tadi pagi.

Namun ada satu pihak lagi yang melakukan pencurian yang besar-besaran yang alasannya bukan karena dirundung kesulitan hidup karena mereka sangat bercukupan bahkan berlebih. Mereka mencuri karena ketamakan dan ketidakwarasan mereka, kelakuan mereka tak lebih baik dari “kera” yang mengumpulkan pisang danga ke empat tangannya plus yang sedang di kunyah dimulutnya. Namun ironisnya perlakuan yang diberikan jauh berbeda. Tak ada satu orang yang berlakuan seperti yang dialami si pencuri tadi pagi bahkan para pencuri besar itu mendapat perlakuakn dan pengamanan VIP, karpet merah selalu terhampar di setiap kedatangan mereka. Apa kita juga ikut-ikutan tidak waras??

Lantas apa maksud ini semua?? dimana keadilan di masyarakat ini?apakah mentang-mentang mereka-mereka yang melarat karena idak mampu menyumpal mulut kita semua dengan uang lantas mereka kita jadikan bulan-bulanan dan ketika para orang bersafari itu membobol dana terliunan rupiah kita jadikan raja karena kita mendapat sumpalan di setiap kantong kita.

Tulisan ini bukan mengajak pembaca untuk melakukan anarkis ke mereka-mereka yang melakukan pencurian besar ataupun kecil, melarat ataupun kaya raya. Tapi yang ingin disampaikan adalah mari tegakkan keadilan dengan menegakkan supremasi hukum. Jangan ada pembedaan di depan hukum. Kembalikan kewarasan masyarakat. Insya Allah kejadian di pagi ini akan semakin jarang terjadi.

for love, understanding and responsibelity to our society .

7 thoughts on “Subuhku Hari Ini

  1. makanya Ben di depan pintu asramanya ditulis
    “Pencuri di larang masuk”
    jadi ga sembarangan orang bisa masuk…
    hE,..hE…
    btw liat blog gw jg ya sandibayuperwira.wordpress.com
    tapi masih kosong, cOz baru di jalanin lagi

    keEp sMiLE…!!

  2. subhanallah kak..

    si pencuri besar atau nama kerennya White Collar Crime itu memang dapat perlakuan lebih karena reputasi mereka
    di negeri kita ini tetap saja yang berkuasa yang menjalankan segalanya
    hukum berjalan karena berdasarkan kepentingan sang penguasa

    hal ini bertolak belakang dengan pasal 27 yang menyebutkan kedudukan semua orang sama di hadapan hukum
    tapi, seperti kata anak IPS 2008, peraturan (UU) dibuat untuk dilanggar atau mungkin diadaptasi sesuai kepentingan sang penguasa

    para pencuri kecil jadi bulan-bulanan karena masyarakat sekitar yang masih…………(isi sendiri lah)
    sedangkan para pencuri besar bisa dibilang ditangani oleh orang yang lebih profesional meskipun………..

    btw, kabar si pencuri gimana tuh sekarang??

    kak, tolong ulas tentang kenapa di dunia hukum adanya Asas Praduga Tak Bersalah bukannya Asas Praduga Bersalah?
    sama masalah pendidikan juga

    trims yah kak..

  3. assalamu’alaikum kawan semua.

    asas praduga bersalah? dikenalkan oleh pak Trisno yah =)

    cuma mau berpendapat aja,
    kalo yang dianut itu asas praduga bersalah, maka kasihan sekali orang miskin.
    karena untuk membuktikan kebenaran itu pasti butuh biaya.

    btw, kalo menurut saya pribadi,
    lebih baik ada orang yang bersalah, tidak terkena hukum
    daripada
    ada orang yang sebenarnya tidak bersalah, terkena hukum.
    secaraa.ada masanya nanti orang yang bersalah dihukum seadil-adilnya.
    olehNya, so pasti. hehe

  4. wa’alaikumsalam warahamtullahi wabarakatuh
    wah ngasih topik bagus nih bu calon sarjana hukum kita ini.hehehe.
    ntar coba aku bahas deh.

    @anis:ketika seseorang berbuat kesalahan dia harus menerima hukumannya. itu sudah jelas, memang hukumannya bisa ditimpakan di dunia ini atopun di akhirat nanti. tapi tahukah apa fungsi Allah membuat aturan hukuman untuk di dunia? pertama untuk mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan yang kedua adalah sebagai jalan taubat. jika kita membiarkan orang2 bersalah tidak dihukum sebagaimana mestinya. kasihan mereka karena akan mendapat azab yang kekal di akhirat nanti. so sebenarnya hukuman di dunia ini adalah untuk menyelamatkan orang2 yang seperti dari hukuman Allah. tentu hukuman yang dijalankan adalah hukum yang telah diatur Allah. wallahu a’alam.

  5. maksutnyaa
    dengan asas praduga bersalah, orang yang ngga bersalah bisa terhukum.
    bisa banget, apalagi yang ngga punya biaya tuk membuktikan dirinya ga bersalah.
    bukannya itu lebih ga adil daripada orang yang bersalah tapi lepas dari hukum?
    karena hal yang kedua ini masih ada peradilannya di akhirat nanti.

  6. hmmm ya memang kalo logikanya seperti itu.memang benar.
    tapi kalo aku lebih setuju kombinasi antar keduanya, praduga tidak bersalah dengan mekanismenya ada sedikit dari praduga bersalah. jadi jika terjadi suatu kasus orang2 yang ada hubungan dengan kasus tersebut musti diamankan oleh pihak yang berwenang.jadi kasusnya bisa cepet selesai, ga kaya sekarang ini kabur-kaburan dan akhirnya kasusnya terbengkalai dan akhirnya ditutup tanpa penyelesaian deh tuh kasus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s