Ramadhan Kok Mati Hati Kita??


Bismillahirrahmanirrahim

Ramadhan 1429 sudah bergulir sejak 17 hari yang lalu. Bagaimana amalan-amalan Kawan semua? Sia-siakah Allah mempertemukan Kawan dengan rahmatNya yang tiada bandingannya ini? Bahkan apakah kelakuan Kawan di saat Syaithan dibelenggu, malah diri Kawan ini yang menggantikan posisi para syaithan laknatullah itu?? Masihkah akhlak buruk masih bersemayam di diri Kawan?? Kata-kata kotor atau zikir kah yang keluar dari lisan kawan yang diciptakan oleh Allah untuk Kawan? Apakah itu semua yang terjadi pada diri Kawan?

Jika memang itu yang masih terjadi sepanjang 17 hari belakangan ini. Yuk kita beristighfar, “Astaghfirullahal’azhim”. Ayo Kawan segera sadarkan diri, masih ada 12-13 hari lagi sisa bulan yang pernuh barokah ini. Mari perbaiki amal, dan insya Allah kita keluar menjadi hambaNya yang bertaqwa dan tidak lupa bermohon untuk bertemu dengan Bulan Rahmah ini di waktu yang akan datang. Amin.

Namun nampaknya lingkungan sekitar Kita tidak mendukung Kita untuk khusyu’ dengan amalan Kita walau kesannya seolah-olah suasana yang diciptakan bernuansa Ramadhan. Yang paling kental dengan gambaran ini adalah program-program televisi. Berbagai program diadakan khusus hanya ada pada bulan Ramdhan ini. Mulai dari program pengajian (meski ga mutu pengajiannya), acara kuis, sinetron, sampai Konser Akbar Kumandang Ramadhan (–“).

Pasti banyak dari Kawan-kawan yang mengikuti program-program televisi tersebut. Terutama sebagai peneman waktu-waktu sahur dan berbuka(memang kebanyakan program-program tersebut pada waktu itu). Yah seperti yang Kawan-kawan lihat sendiri acara yang ditawarkan tujuannya hanya untuk mengocok perut Kawan-kawan di sisipi dengan kuis-kuis yang memberi harapan.
Tidak sengaja melihat sebuah acara di Metro TV ketika sahur. Ada hal yang menarik yaitu slogan dari program-program Ramadhan yang ditawarkan Metro TV. Slogan itu kalo tidak salah “Buka Mata Hati”.

Apa yang menarik dari slogan ini. Ketika membaca slogan ini, langsung teringat sabda seorang yang agung pada 14 abad yang lalu di kota Madinah. Ya beliau adalah Rasulullah salallahu’alaihiwassalam. beliau bersabda “janganlah kalian banyak tertawa, karena itu akan mematikan hati”(HR Ibnu Majah). Namun sayangnya di bulan rahmat ini justru banyak dari kita yang hatinya semakin hari semakin lumpuh dan akhirnya mati.

Seperti realita yang diceritakan di atas, setiap pagi waktu sahur di mana waktu itu merupakan waktu paling penuh berkah di setiap harinya, doa-doa di ijabah malah digunakan untuk tertawa cekikikan karena melihat tingkah laku pelakon di layar kaca. Belum lagi ditambah dengan kusi-kuis yang makin melemah mental muslim negeri ini. Padahal Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang mulia. “…Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan…[QS. Almaidah ayat 3] “.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.(QS.Almaa’idah ayat 90)”.

Dari ayat di atas jelas lah mengapa meski di bulan ramadhan yang syaithan dibelenggu,namun kemunkaran masih tetap saja berkeliaran. Maksist masih terus terjadi bahkan semakin menjadi-jadi. Karena perbuatan yang kita lakukan di mana Allah menurunkan rahmatNya justru kita melakukan perbuatan syithan dan ditambah lagi hati ini sedang mati. Akhirnya rahmatpun tertolak, hidayah sirna dan murkapun tiba. Astaghfirullah.

So Kawan mari sadarkan diri. Hidupkan kembali hati Kita dan jangan mengundang murka Allah di bulan yang seharusnya rahmat dan barokah terkucur. Jadikanlah bulan Ramdhan ini sebagai starting point perbaikan bangsa dengan memulainya dari memperbaiki amalan ramdhan kita yang insya Allah seterusnya dapat terbawa di bulan-bulan berikutnya. Dan tentunya Kita termasuk golongan yang Allah catat sebagai orang yang bertakwa. Amin.

for love and understanding.

Allahumma as aluka lisanan Shodiqan

Allahumma as aluka ridhoka waljannah wa a’uzubika min sakhotikawannar.

One thought on “Ramadhan Kok Mati Hati Kita??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s