Kegentaran Yahudi Israel


Untuk kesekian kalinya Yahudi-yahudi itu memborbardir saudara-saudara kita di Palestina. Alasan mereka yang sangat tidak berdasar membuat mereka seakan-akan direstui dunia untuk melakukan pembantaian saudara-saudara kita. Akibatnya ratusan bayi, anak-anak dan wanita yang menjadi korbannya. Korban-korban yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan alasan yang dibuat Yahudi laknatullah itu.
Sedangkan Hamas yang menjadi alasan penyerangan mereka tersebut tidak terdengar kabar mereka mengalami kerugian. Justru Hamas semakin jelas eksistensinya. Akibatnya semakin kalaplah para Yahudi yang dimurkai Allah itu. Mereka memborbardir tidak karuan. Menghantam apa saja yang ada dihadapannya. Dengan senjata yang serba canggih dan mematikan, pasukan elite yang terlatih mereka serang warga Palestina yang tidak bersenjatakan apapun, bayi-bayi yang berjalan pun belum mampu dan anak-anak yang masih punya keinginan besar untuk bisa bermain di suatu taman rekreasi seperti Disney Land dan semacamnya.
Sungguh perang yang tidak seimbang dan dunia menyaksikan itu semua. Tapi sayangnya pemimpin-pemimpin dunia yang konon bervisi menjaga perdamaian dunia hanya diam bahkan justru merestui aksi syaithan Yahudi itu. Usaha-usaha perundingan palsu mereka coba adakan untuk menutupi kebusukan mereka. Tapi tetap saja yang menjadi pesakitan di perundingan itu tetap bangsa Palestina. Maukah berdamai jika begitu keadaannya? Saya rasa tidak ada kata damai untuk kasus ini.
Ada hal yang menarik dari latar belakang penyerangan yahudi Israel ke Palestina. Yahudi-yahudi itu gentar ketika mendengar 4000 remaja palestina dilantik sebagai Hafidz Qur’an pasca madrasah Ramadhan lalu. Subhanallah! Dalam keadaan perang berkecamuk dan di bawah desingan peluru, ribuan remaja palestina di bawah 15 tahun berhasil menghapal Al-Qur’an dan memahami makna yang terkandung di dalamnya. Al-Qur’an ada dalam hati mereka. Mereka lah generasi Qur’an itu.
Itulah yang membuat gentar Yahudi Israil itu. Mereka sangat khwatir dengan generasi Qur’an ini. Remaja dengan Al-Qur’an di hati dan pikiran mereka. Itulah sebabnya mereka kerahkan moncong pistol mereka kepada para anak-anak dan bayi-bayi. Mereka takut para anak-anak ini yang akan menggempur mereka dan memporak-porandakan perkampungan mereka, seperti Firman Allah :
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali[848] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. [QS. Al-Isra’ 4-5]”
Para Yahudi laknatullah itu kira, dengan membantai anak-anak, bayi-bayi, dan wanita-wanita Palestina yang akan melahirkan para syuhada akan membasmi pasukan Allah yang akan menghancurkan mereka. Tidak!! Pasukan Allah itu akan lahir dari rahim wanita-wanita suci nan tangguh. Mereka akan hancurkan Yahudi-Yahudi itu dengan bantuan Allah sehingga tak satu pun Yahudi dapat bersembunyi dan lolos dari mata mereka. Karena tangan, kaki, mata, telinga yang pasukan ini gunakan digerakkan oleh Allah yang Maha kuasa atas segala sesuatu.

Doa kami selalu menyertaimu wahai para pejuang…
Dan doakan kami dapat mengikuti jejakmu dengan berjihad,
berfastabikul khairat di negeri kami dalam memerangi kezaliman

2 thoughts on “Kegentaran Yahudi Israel

  1. Mereka akan hancurkan Yahudi-Yahudi itu dengan bantuan Allah sehingga tak satu pun Yahudi dapat bersembunyi dan lolos dari mata mereka. Karena tangan, kaki, mata, telinga yang pasukan ini gunakan digerakkan oleh Allah yang Maha kuasa atas segala sesuatu.

    setuju setujuuuu !!! >:D

    selayaknya ‘pembacaan Ayat Kursi’ yang dapat membunuh ‘setan2’ dalam sekejap

    eh btw yang sy denger jumlahnya 3500 hafidz, bukan 4000

  2. itu informasi yang pertama kali saya dengar saat nonton siaran berita di tvone. tapi pas nonton debat di tvone ustad Ferry Nur menyebut 3500. ya 3500 ato 4000 orang itu tetap membuat hati ini bergetar dan iri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s