Pilih sehat ato ampas rokok

Ada ulasan menarik pada kompas terbitan sabtu, 27 Juni 2009. Ulasan tersebut berupa fakta perdagangan dan konsumsi rokok dunia dan perkembangannya.
Sejak tahun 1970 konsumsi rokok di Amerika menurun drastic yang pada awalnya tingkat konsumsi rokok mencapai 46% pada tahun 2005 angka itu berubah menjadi 21%. Dan penurunan ini disertai juga penurunan penderita kanker paru di Negara tersebut.
Kok bias gitu? Konon masayarakat Amerika sebagian besar mulai sadar akan bahaya rokok yang dulu pada tahun 1950an merupakan trend dan lambang kejantanan. Pastinya hal itu meresahkan industry rokok di amerika dong seperti yang sering dikhawatirkan juga di Negara Indonesia. “Nanti kalo rokok dilarang, industry rokok mati dong. Banyak yang nganggur deh”.
Amerika menyiasatinya dengan meningkatkan ekspor rokok yang tahun 1994 mencapai nilai 220 miliar dollar AS. Ekspor rokok ini dilakukan ke Negara-negarea yang belom ngerti bahayanya rokok. Lebih kerennya lagi, dengan kekuatan politiknya Amerika mencoba mengikat perjanjian dengan 4 negara asia, termasuk Indonesia di dalamnya. Istilahnya GATT.
Dari 4 negara tersrbut yang menolak mentah-mentah adalah Thailand, sedangkan Indonesia dengan senang hati ngebuka pintu yang selebar-lebarnya tanpa ada batasan. Indonesia memang Negara yang baik..
Selama ini kita membela industry rokok dengan mengatakan industry rokok merupakan industry yang sangat vital dalam perekonomian Indonesia. Alasan utamanya adalah banyak menyerap tenaga kerja. Tapi tahukah kawan siapa pemegang saham terbesar dari indutri rokok Indonesia? Saat ini saham pemilikan Bentoel 85% dipegang oleh BAT(British American Tobacco). Dan bentoel tetap mengeluarkan kebijakan untuk terus memproduksi rokok kretek yang dalam komposisinya ditambahkan cengkeh sebagai penyedap rasa.
Akan tetapi dunia saat ini sangat anti rokok kawan. Banyak negara telah menandatangani FCTC dan membuat UU pengendalian dampak rokok. Tapi sayangnya pemerintah kita menolak mendatangani dan membuat UU yang sejenis. Mereka lebih sayang terhadap industry rokoknya dari pada kesehatan rakyatnya.
Padahal dengan banyak Negara membuat aturan pengendalian rokok, bahkan Amerika baru-baru ini membuat undang yang melarang rokok dengan istilah2 menipu seperti light, mild, dan low tar beradar. Termasuk juga rokok kretek. Dan hal ini kemudia diikuti oleh Negara-negara lainnya.
Terang saja industry rokok Indonesia dengan keputusan tersebut kebakaran jenggot. Pasar luar negerinya sudah tutup pintu meskipun saat ini sedang gaung istilah perdagangan global. Akhirnya satu-satunya jalan adalah memaksimalkan pasar dalam negeri. Rakyat kita sendiri yang mengeluarkan uang untuk mengonsumsi rokok yang akan mendatangkan keuntungan untuk industry rokok. Tapi keuntungannya itu dibawa ke Amerika karena sahamnya punya mereka. Lantas negeri ini dapat apa? Ya dapet rokok, polusi, penyakit yang macem2 ya yang intinya bias dikatakan ampas lah..
Huhu Indonesiaku…

Dikutip dari:
kompas 26 juni 2009
Kartono Mohamad
Mantan ketua umum
pengurus besar ikatan dokter Indonesia

Negeri Utarakuru

bismillahirrahmanirrahim

Pernah seorang Sukarno menceritakan suatu negeri dalam kitab ramayana. negeri tersebut adalah negeri Utarakuru.

Negeri Utarakuru ini digambarkan sebagai negari yang sangat damai. Tidak ada panas yang amat, dan sebaliknya tak ada dingin yang terlalu. Iklimnya sungguh membuat nyaman setiap manusia yang tinggal di dalamnya. Dan memang demikianlah adanya orang-orang yang tinggal di negeri tersebut. Mereka terlena dengan kenyamanan yang ada di negeri tersebut. Kenyamanan yang ada sangat mempengaruhi daya juang mereka sehingga mereka enggan untuk membuat dinamika yang mengusik ketenangan mereka. Intinya adalah mereka sudah puas dengan keadaan yang mereka dapatkan. That’s the best live for them.

Apakah hidup seperti yang menjadi impian manusia di dunia ini? Kedamaian memang menjadi dambaan dan kenyamanan hidup menjadi cita-cita setiap individu manusia. Akan tetapi indahkah suatu kedamaian tanpa adanya warna berlomba-lomba untuk berbuat lebih baik? Nyamankah dengan kehidupan kenyamanan yang statis?

Manusia diciptakan sebagai khaliafah di muka bumi untuk terus membawa kreasi demi kreasi untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan menggali manfaat ciptaan Allah, sehingga semakin jelas akan kuasa dan rahmat Allah. Aktualisasi terus dilakukan dengan impian kehidupan yang terus lebih baik.

Memang dalam usaha-usaha meraih kebaikan pasti timbul dinamika dari kondisi awal. Dinamika yang terjadi tidak lah selalu positif, namun tidak jarang dinamika yang terjadi adalah negatif. Namun hal itu bukan lah membuat kita menjadi Pobhia sehingga enggan tuk berbuat. Tidak pede dengan diri sendiri bahwa diri ini mampu membawa kebaikan. Bung Karno berkata suatu bangsa menjadi besar karena adanya up and down, bangsa tersebut terus mengalami penggemblengan demi pengemblengan sehingga dari masa ke masa bangsa tersebut semakin tangguh dan dapat menaklukan dunia dengan pengalaman yang bangsa tersebut dapatkan, experiences are the best teachers.

Sekarang mari kita berkaca kepada bangsa kita sendiri, bangsa Indonesia. Apakah bangsa kita dengan anugerah Allah yang amat melimpah di negeri ini kita termasuk sebagai bangsa yang sudah cukup dengan apa yang kita bisa dapatkan saat ini? Sudahkah dari seluruh nikmat tersebut kita syukuri dengan mengeksplor dan  manfaatkan untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Jika belum mari bersama kita buat peubahan bangsa yang lebih baik, bangsa yang bersyukur akan segala nikmat yang terlimpah di negeri ini bagi bansa ini.  Sebab Indonesiaku bukanlah Negeri Utarakuru.

Seperti Matahari by bang iwan fals

Seperti Matahari

keinginan adalah sumber penderitaan
tempatnya didalam fikiran
tujuan bukan utama
yang utama adalah prosesnya
kita hidup mencari bahagia
harta dunia kendaraannya
bahan bakar budi pekerti
itulah nasihat para nabi

ingin bahagia…
derita di dapat
karena ingin…
sumber derita
harta dunia
jadi penggoda
membuat miskin
jiwa kita

ada benar nasihat orang-orang suci
memberi itu terangkan hati
seperti matahari
yang menyinari bumi 2x

2 hari yang lalu saya dikenalkan lagu ini oleh seorang kawan baru yang cukup nyentrik. Tapi setelah mendengarnya, diri ini langsung tertarik dengan untaian lirik yang dilantunkan oleh bos OI ini. Intinya adalah sebagai berikut:

keinginan => derita

kedermawanan => pelita jiwa

jika kita tolok kepada kehidupan realita, pernyataan bang iwan sangat ada benarnya. seluruh manusia di dunia ini memilki keinginan-keinginan yang ingin terwujud. kalo kata doraemon:

aku ingin begini…
aku ingin begitu…
ingin ini ingin itu
banyak sekali…

ya keinginan manusia tanpa batas. ketika satu keinginan tercapai, maka keinginan yang baru akan datang dan begitu seterusnya. kalo diikuti terus keinginan tersebut tak ada waktu bagi manusia tersebut untuk menikmati keinginan dia yang sudah tercapai sebelumnya. yang ada hanya kejar, dan kejar lagi segala keinginan yang terus bermunculan. sehingga tak ada nikmat yang dirasa. Maka sangat benar sekali ajaran rasul yang mengajarkan kita untuk banyak-banyak bersyukur, sebab dengan rasa syukur itu kita dapatkan kenikmatan atas segala jerih payah kita.

dan sering-sering lah memberi, karena memberi memberikan kepuasan batin kita akan perbuatan kita. manusia butuh sarana untuk mencurahkan berasa berbagi. karena fitrah manusia makhlik sosial. jiwa manusia terus mencari suasana yang harmonis dankeharmonisan dapat dibangun ketika manusianya saling memberi manfaat satu sama lain. saling membantu sehingga satu sama lain saling terbangun. tidak ada yang jatuh menjatuhkan yang menghabiskan tenaga. sebab tidak ada kemenangan dalam pertikaian. satu pihak jadi abu dan pihak lainnya jadi arang. kehancuran yang timbul.

maka kawan…lirik ini mengajak kita meredam keinginan-keinginan kita yang terus memburu. tingkatkan lah rasa syukur sehingga kita dapat menikmati kehidupan di dunia yang singkat ini, dan saling berbagi kenikmatan lah karena kenikmatan tak akan terasa dan berkah jika kita membiarkan lingkungan kita tertindas dan menderita.

tiap hari kita berdoa meminta kehidupan yang bahagia di kehidupan dunia yang singkat dan di kehidupan akhirat yang abadi. dan pesan dari bang iwan ini insya Allah bisa menjadi salah satu kunci. so lets try guys!!

for love and understanding