ITB Membangun Budaya Bangsa

ITB memang memiliki berbagai potensi yang sangat bermanfaat untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Mulai dari potensi akademik non-akademik. Hal ini juga didukung dengan kemampuan kreativitas mahasiswanya diberbagai bidang yang nampak dari variasi unit kegiatan mahasiswa ITB serta komunitas-komunitas keprofesian dan teknologi yanga ada.

Salah satu bidang yang begitu menarik adalah bidang seni budaya. Hampir seluruh kesenian budaya bangsa coba dilestarikan dan dikembangkan di kampus Ganeca ini. Mulai dari kesenian tari, musik, sampai teater. Unit-unit kemahasiswaan dibidang kesenian ini sering kali menampilkan keterampilan dan kreasi mereka dalam kesenian daerah ini diberbagai kegiatan internal ITB maupun eksternal. Bahkan tidak jarang mereka juga tampil di ajang internasional. Dan tentu mereka selalu mendapat sambutan yang meriah di setiap penampilan mereka. Selain itu mereka juga sering mengadakan pergelaran secara mandiri. Bahkan di tahun 2010 ini ada dua agenda kesenian besar yang akan berlangsung di ITB. Pentas Seni Budaya ITB dan Pasar Seni ITB.

Tentu hal di atas menunjukkan ITB mampu untuk memandu masyarakat bangsa Indonesia untuk membangun kesadaran berbudaya di masyarakat yang selama satu dekade ini mengalami erosi besar-besaran akibat pengaruh media yang ada. Dan tentu saja yang menjadi ujung tombaknya adalah mahasiswa ITB sendiri.

Langkah awal yang bisa dilakukan mungkin dibangunnya suatu lembaga Seni dan Budaya ITB yang menghimpun seluruh potensi dari unit-unit kebudayaan ITB. Lembaga ini yang melalui program-programnya akan menjembatani masyarakat dengan mahasiswa ITB. Program-program bisa seperti pelatihan kesenian daerah kepada masyarakat, pementasan kesenian, diskusi dan riset budaya, pelatihan kerajinan daerah dan masih banyak bentuk program yang bisa kita kembangkan.

Banyak keuntungan dengan adanya lembaga ini selain tujuan di atas. Jika dikelola dengan professional, lembaga ini dapat menghasilkan dana yang tentu saja bisa menjadi salah satu jalan mahasiswa ITB untuk membangun kemandirian. Bisa juga dana yang berhasil dihasilkan bisa mendanai program-program ITB dan tentu saja program-program kemahasiswaan ITB lainnya.

Harapannya dengan adanya dua kegiatan besar di bidang seni dan budaya di tahun 2010 ini di ITB, bisa menjadi batu loncatan kemahasiswaan ITB untuk melangkah kepada impian seperti di atas. Bukan sekedar kegiatan yang tujuannya hanya menunjukkan eksistensi.

Ingat kawan, masyarakat kita kebanyakan sedang bingung dengan jati diri mereka. Semoga ITB dengan potensi yang ada bisa menjadi pelita kebingungan mereka. Yuk kita mulai kawan!!!

PSB ITB 2010 Langkah awal membangun kembali jati diri budaya bangsa

As-1 Multimedia

Bagi kawan-kawan yang butuh proyektor dan layarnya untuk berbagai keperluan, kami As-1 Multimedia menyediakan berbagai proyektor dan layar dengan berbagai ukuran. Mulai dari 2000 lumens, 3000 lumens, 5000 lumens sampai 15000 lumens. sedangkan layar mulai ukuran 70 inchi sampai 4×6 meter dengan jenis tembak depan atau tembak belakang.

Harga mulai dari Rp 25.000 perjam dengan harga layar mulai juga Rp 25.000    perjam. Untuk area radius 5 Km dari Kampus Ganesha ITB, kami memberi layanan  gratis antar Jemput.

Tunggu apalagi Jadikan acara anda meriah dengan tampilan multimedia yang  FANTASTIS.

Kami ada diberbagai kota; Batam, Bandung, dan Jakarta. Kontak : 085624558438.

Tarik Ulur Pandangan Pansus

Lagi-lagi rakyat dipermainkan. Pandangan akhir fraksi lagi-lagi diundur. Entah apa yang menyebabkan pengunduran ini. Namun melihat gelagat seperti pada tulisan saya sebelumnya, jelas para politisi sedang menyiapkan konspirasi yang saling menguntungkan masing-masing mereka.
Pansus dibentuk dengan harapan segala kebenaran yang berkaitan dengan permasalahan Bank Century. Sudah cukup bangsa ini kecolongan seperti kasus BLBI. Namun melihat kelakuan para pemegang amanah ini jelas mereka tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Ada hal lagi yang aneh. Presiden SBY mengumpulkan para ketua partai menjelang pengumuman pandangan fraksi mengenai hasil penulusuran Pansus. Apa yang diinginkan SBY?? Entah!!! Yang Jelas ada kepentingan yang ingin dicapai dan pasti berhubungan dengan Bank Century.

Sungguh sulit menemukan kebenaran di negeri ini. Tidak ada orang yang dapat dipercaya untuk membela kepentingan rakyat. Akhirnya kepadaMu Ya Allah tempat kami meminta untuk dikuak kebenaran. dan hukumlah orang-orang zhalim itu yang menutup-nutupi kebenaran dari kami para rakyatnya.

save our nation.

Ketika Hukum Dipolitisir (Memandang Kejadian Pra Hasil Pansus Bank Century)

Penulis merasa heran dengan kejadian-kejadian pra penyampaian hasil pansus Bank Century. Sebenarnya secara umum tidak ada yang perlu diherankan sebab selama ini begitula pola-pola yang terjadi di negeri ini. Namun sekali-kali boleh dong diungkapakan keheranan ini.

Keherarana mulai terjadi saling ancamnya antara Presiden RI pak SBY tercinta dengan Partai Golkar yang di nahkodai Bang Ical. Seperti yang kita ketahui nampaknya Partai Golkar punya penilaian yang agak menyudutkan pemerintahan SBY. Mungkin merasa terancam presiden menginstruksikan untuk menindak para pengemplang pajak. Merasa di “sepet” sang pemimpin Parta Golkar justru semakin kokoh dengan pandangan partainya. Ya kalo dilihat-lihat kedua pihak ternyata memang orang-orang yang ga layak dicontoh. Satu pihak ternyata banyak para pengemplang pajak, sedangkan pihak lain ternyata yang selama ini diem-diem aja kalo ada pengemplang pajak dan baru bertindak karena diancem. Berarti mengindikasikan ada yang ditutupi kan. Kayak anak kecil aja.

Lain halnya yang sedang terjadi oleh partai-partai yang ada di Pansus. Saat ini lagi rajin-rajinnya saling lobi. Entah apa yang dilobi tapi yang pasti itu mengakut hasil dari Pansus Benk Century. Yang menjadi keheranan bukankah kasus bank Cenury ini merupakan kasus hukum yang penilaiannya objektif. Jika memang ditemukan ada data yang mengindikasikan “Ya monggo disampaikan* kenapa musti lobi-lobi? Subjektif penulis nampak benar adanya udang dibalik Kasus Bank Century yang sedang mereka persiapkan.

Penulis hanya berharap semoga para pemegang amanah dalam mengurusi kasus ini bisa bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak mencampurkan kepentingan politiknya dengan kasus ini. Semoga dengan demikian para pemimpin kita ini disayang Allah dan dapat membawa berkah bagi rakyatnya.

love and understanding

Kebakaran Di Cisitu Baru

Siang ini (19/2) terjadi kebakaran di daerah cisitu baru. Panulis awalnya melihat asap hitam besar membumbung dari arah simpang dago saat berangkat rapat tim perumus draft AD BHPP ITB di gedung BPI ITB. Kemudian di sms oleh adik asrama putri Etos Bandung, ternyata terjadi kebakaran persis di depan asrama.

Akhirnya api dapat dipadamkan namun menurut kabar, api menghanguskan 3 bangunan. Namun alhamdulillah asrama putri beserta penghuninya selamat dan tidak terjadi apa-apa.

Dari berita yang beredar kemungkinan hal ini terjadi karena hubungan arus pendek listrik. Seperti umumnya kasus-kasus kebakaran lainnya. Memang kebanyakan orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengatur jaringan listrik di rumahnya. Selama ada masih bisa memasang barang elektronik dan ada stop kontak yang kosong ya dipasang saja. Padahal setiap peralatan listrik itu ada terutama kabel listrik spesifikasi yang harus diperhatikan. Maka sering kali beban daya yang ditanggung melebihi aturan akibatnya peralatan elektronik itu pun panas dan terbakar.

Berikut ada tips-tips dalam menghindari kebakaran karena kerusakan alat listrik:

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik

sumber : http://instalasilistrik-jn.com

Semoga yang mengalami musibah ditabahkan. entah apa akan diadakan kegaiatan sosial untuk membantu korban. Tapi bagi kawan yang terdorong untuk membantu bisa langsung saja ke TKP. Dan bagi kawan-kawan semoga lebih berhati-hati dalam menjaga peralatan elektroniknya.

10 Triliyun untuk Kesehatan Masyarakat

Ternyata orang sakit bisa mendatangkan devisa sampai 10 triliyun. Itulah yang dialami 2 negara tetangga kita, singapura dan malaysia. Dan hebatnya adalah penyumbang devisa ini adalah orang-orang kaya indonesia yang berobat ke 2 negara tersebut. Waw!!! itulah hal yang saya baca di kompas edisi 18 februari 2010 ini.

Jika kita melihat angka sebesar 10 Triliyun yang dilepaskan karena ketidakmampuan negeri kita menyediakan fasilitas kesehatan bagi mereka yang membutuhkan pasti merasa sayang dan geram. Merasa sayang sebab uang 10 Triliyun itu bisa sangat bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masayrakat indonesia dan merasa geram melihat ketidakmampuan yang didepan mata.

Sebenarnya masyarakat kita mampu untuk menyediakan fasilitas kesehatan seperti yang ada di negara-negara tetangga tersebut. Menurut berita di koran tersebut, dalam waktu dekat akan dibangun rumah sakit dengan fasilitas bintang lama dengan dana sebesar 220 milyar rupiah dengan tambahan 2 kali lipatnya untuk penyediaan fasilitas.

Nilai yang harus dikeluarkan untuk rumah sakit seperti itu memang sangat besar. Namun kita seharusnya bisa melihat hal tersebut sebagai nilai investasi yang akan memacu laju berbagai bidang yang terkait. Selain pembukaan lapangan kerja untuk tenaga medis, juga akan meningkatkan penguasaan keilmuan bidang medis. Industri farmasi pun juga akan ikut terangkat dan berbagai aplikasi teknologi juga bisa dikembangkan untuk pengadaan fasiltas kesehatan. Tapi yang terpenting uang senilai 10 Triliyun tidak lari ke kantong negeri orang.

Selama ini peluang di atas bukannya tidak nampak. Namun banyak kalangan industriawan dan usahawan menghindar karena khawatir akan isu pengeksploitasian orang-orang sakit. Sekilas nampaknya memang begitu. Namun saya pikir kita semua sepakat perlu pengorbanan untuk mendapatkan pelayanan yang baik. Begitu juga untuk mendaptkan pelayanan kesehatan yang di atas standar umum. Tentu diperlukan pendanaan untuk mengadakannya.

Yang terpenting adalah prinsip untuk menjaga aksesibiltas seluruh masyarakat harus tetap terjaga. Ketika golongan masyarakat ekonomi lemah yang memerlukannya mereka tetap bisa mengaksesnya dengan mudah. Hal ini saya pikir bisa terwujud dengan menahan dana 10 Triliyun dari orang-orang kaya tadi serta dana-dana yang berhasil dihasilkan hasil meningkatnya laju kehidupan ekonomi yang disebutkan di atas. Semoga dengan demikian kesejahteraan masyarakat Indonesia semakin meningkat. Amin.

sumber : http://rscm.co.id

Kubangan Di Jalan Kota

Hampir setiap hari saya berjalan kaki menuju kampus ITB melewati jalan siliwangi. Jalan ini menghubungkan daerah cihampeulas dengan daerah Dago. Bisa disimpulkan jalan ini merupakan salah satu jalan yang penting di kota bandung. Apalagi di daerah tersebut terdapat beberapa pusat kegiatan berupa kantor, bank, apartemen, dan restoran fast food.

Selama hampir 4 tahun melewati jalan siliwangi ini, hampir tidak ada perubahan pada jalan ini. Maksudnya kondisi jalan yang rusak ini belum tersentuh proyek perbaikan jalan nampaknya. Bagitu banyak lubang di jalan ini dengan ukuran yang sudah parah. Tentu saja kondisi ini menggangu kelancaran lalu lintas. Apalagi kepadatan traffic di jalan ini cukup tinggi terutama saat jam pulang kerja dan malam minggu.

Bahkan di musim hujan seperti saat ini, lubang-lubang itu menjelma sepertu kubangan. Ya seperti di judul, kubangan di tengah jalan. Mungkin kubangan ini bisa jadi alternatif bagi pengurus kebun binatang bandung sebagai kandang beberapa hewan koleksinya. hohoho.

Tentu harapannya kondisi jalan yang buruk ini segera diperbaiki oleh pemetintah daerah kotamadya bandung yang kalau tidak salah sejalan dengan program pemerintahan provinsi Jawa Barat. Semoga hal ini menjadi perhatian.

love and understanding