Kebakaran Di Cisitu Baru


Siang ini (19/2) terjadi kebakaran di daerah cisitu baru. Panulis awalnya melihat asap hitam besar membumbung dari arah simpang dago saat berangkat rapat tim perumus draft AD BHPP ITB di gedung BPI ITB. Kemudian di sms oleh adik asrama putri Etos Bandung, ternyata terjadi kebakaran persis di depan asrama.

Akhirnya api dapat dipadamkan namun menurut kabar, api menghanguskan 3 bangunan. Namun alhamdulillah asrama putri beserta penghuninya selamat dan tidak terjadi apa-apa.

Dari berita yang beredar kemungkinan hal ini terjadi karena hubungan arus pendek listrik. Seperti umumnya kasus-kasus kebakaran lainnya. Memang kebanyakan orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengatur jaringan listrik di rumahnya. Selama ada masih bisa memasang barang elektronik dan ada stop kontak yang kosong ya dipasang saja. Padahal setiap peralatan listrik itu ada terutama kabel listrik spesifikasi yang harus diperhatikan. Maka sering kali beban daya yang ditanggung melebihi aturan akibatnya peralatan elektronik itu pun panas dan terbakar.

Berikut ada tips-tips dalam menghindari kebakaran karena kerusakan alat listrik:

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik

sumber : http://instalasilistrik-jn.com

Semoga yang mengalami musibah ditabahkan. entah apa akan diadakan kegaiatan sosial untuk membantu korban. Tapi bagi kawan yang terdorong untuk membantu bisa langsung saja ke TKP. Dan bagi kawan-kawan semoga lebih berhati-hati dalam menjaga peralatan elektroniknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s