Ikatan Ilmuan Indonesia International- International Summit 2010


Beberapa waktu lalu media sempat terfokus kepada kegiatan yang menjadi judul tulisan ini. untuk kesekian kalinya para ilmuan Indonesia yang berkiprah di luar negeri kembali berkumpul dalam acara tersebut. Mereka pulang dalam rangka mendiskusikan dan mencoba memecahkan berbagai masalah bangsa. Mereka mendiskusikan 11 cluster masalah yaitu Kedokteran dan Bioteknologi, Energi, Informasi dan teknik elektro, Pendidikan, Perencanaan wilayah dan lingkungan, Rekayasa Industri dan Robotika, Ilmu Sosial, Humaniora, Percepatan Pembangunan Ekonomi, Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Teknologi dan Ketahanan Pangan.

Sungguh luar biasa memang akhirnya para intelektual bangsa yang di luar negeri begitu dihargai “pulang kampong” untuk mencoba berkontribusi memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada dengan keahlian mereka. Harapannya semakin besar dengan dibentuknya wadah bagi mereka yang dikenal dengan I-4. I-4 ini akan mengakomodir seluruh ilmuan ini agar kontribusi mereka dapat dirasakan di Indonesia. Dan mudah-mudahan pemikiran-pemikiran mereka yang pastinya “beyond” benar-benar bisa menjadi solusi.

Namun dibalik eforia berkumpulnya ilmuan-ilmuan hebat Indonesia di luar negeri. Jangan sampai terlupakan para ilmuan-ilmuan bangsa yang sudah lebih dulu terjun langsung untuk mensolusikan masalah bangsa. Justru apresiasi yang lebih besar seharusnya diberikan kepada mereka. Mereka rela melepas kesempatan untuk berkiprah di luar negeri yang pastinya lingkungannya lebih mendukung mereka dibanding dengan lingkungan di Indonesia. Dan bertarung dengan segala gejolak pribadi untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.

Meski fasilitas yang terseda sangat minim, bahkan tidak jarang mereka harus mengusahakannya sendiri mereka tetap gigih dan pantang mundur. Kebetulan saya pribadi memiliki hubungan cukup dekat dengan para ilmuan-ilmuan bangsa tersebut. Dan saya melihat sendiri bagaimana perjuangan mereka yang penuh cita-cita dan visioner.

Begitu juga pada beberapa waktu yang lalu, saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi puspitek ristek serpong dalam rangka kegiatan workshop yang disaat bersamaan juga diselenggarakan kegiatan Rakernak Ristek. Saya mengamati bagaimana idealisme dan impian perjuangan mereka untuk Indonesia. Sayangnya kondisi di tempat mereka begitu sunyi. Jelas sekali nampak raut-raut kejenuhan serta kesendirian mereka. Tapi meski merasa sepi, mereka tetap terus berjuang.

Tidak ada maksud untuk membeda-bedakan ilmuan yang ada di luar negeri dengan ilmuan yang sedang berjuang di dalam negeri. Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kontribusi ilmuan Indonesia sudah berlangsung lama. Dan itu dilakukan oleh ilmuan-ilmuan yang ada di dalam negeri. Berikan apresiasi yang seimbang sebagai bentuk penghargaa kita kepada mereka. Sehingga mereka tidak lagi merasa sendiri dan merasa terus didukung dan diharapkan oleh orang banyak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s