Indonesia “Belum Siap” Menang


Bismillahirrahmanirrahim

Kekalahan Indonesia kemarin atas malaysia pada leg 1 final AFF di Malaysia merupakan kenyataan yang pahit. Beban timnas menjadi lebih berat saat pertandingan leg 2 rabu ini di GBK. Meski menjadi tuan rumah, mengejar angka 3 bukan hal yang mudah. Apalagi jika Malaysia bermain bagus seperti leg 1 yang lalu, bukan tidak mungkin justru Indonesia kembali digebuk.

Meski diliputi kesedihan, namun nampaknya kekalahan adalah yang terbaik buat Indonesia saat ini. agar bangsa ini sadar akan kelemahannya dan tidak berlaku pongah cepat puas. Saya pribadi gusar dan jengkel dengan pemberitaan media serta antusiasme masyarakat yang entah nampaknya seperti kesetanan.

Hampir setiap detik media memberitakan soal timnas kita. Sebenarnya adalah suatu hal yang baik ketika media meberitakan timnas. Namun kondisi saat ini sangat berbeda. Banyak berita yang disampaikan adalah bukan hal-hal yang penting dan esensi. Belum lagi banyak hal yang dibesar-besarkan oleh media yang nampaknya begitu kompak satu sama lain menggambarkan keperkasaan timnas seolah-olah “the best in the world”.

Belum lagi pemerintah dan kalangan tertentu memanfaatkan cara-cara media ini untuk meningkatkan pamor. Saling klaim keberhasilan timnas adalah keberhasilan kerja mereka. Kasih bonus sana-sini seakan-akan uang rakyat yang mereka kelola adalah uang mereka. Intinya semuanya benar-benar memuakkan.

Antusiasme masyarakat juga menjadi belebihan dan kontraproduktif. Sering kali terjadi huru-hara dan kericuhan. Akibatnya fasilitas dirusak, tawuran, korban berjatuhan dan satu hal yang paling dirugikan adalah harga diri banga Indonesia di mata dunia. Bangsa kita dikenal sebagai bangsa yang brutal, tidak memiiki ketertiban dan akhlak serta adab. Bangsa yang tidak beradab. Huh…sungguh miris.

Wajar saja jika saya katakan Indonesia belum siap menang. Dengan fenomena-fenomena yang terjadi nampaknya Allah tidak merahmati Indonesia. Meski timnas kita siap menang. Namun dengan kondisi Indonesia yang seperti ini kekalahan mungkin menjadi hal yang terbaik. Agar bangsa Indonesia bisa instropeksi diri dan memperbaiki diri. Mengembalikan adab-adab yang telah hilang dari masyarakat. Sehingga Allah pun ridho terhadap Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s