Twitter “Aplikasinya” Orang Indonesia


Baru-baru ini saya membuat akun twitter (telat amat mas..:p). Sebabnya saya penasaran mengapa orang-orang asik dengan twitter ini. Bahkan ketika berlangsungnya piala AFF yang lalu sering kali topic-topik sekitar piala AFF memuncaki Trending Topic di twitter. Saya heran kok bisa.

Setelah saya coba akhirnya saya temukan jawabannya. Aplikasi ini sangat pas dengan karakter orang-orang Indonesia saat ini yang senang berkomentar, sama seperti arti dari twitter itu sendiri. Dengan 140 karakter yang tersedia, pengguna bisa menyampaiakan komentar, pikiran, curhat, dan segala macamnya dengan singkat. Dan pengguna lain pun tidak usah perlu membaca panjang-panjang untuk mengerti apa yang dimaksud oleh pengirim pesan. To the point lah istilah orang bulenya.

Saya pun juga langsung keasyikan. Saya benar-benar menikamti kecepatan update beritanya yang jauh lebih cepat dari media lainnya. Namun seiring waktu daftar akun yang saya follow pun semakin bertambah. Akibatnya pergerakan info pun juga semakin cepat. Banyak info yang tidak saya dapatkan.

Kemudian saya terfikir twitter nampaknya tidak terlalu cocok untuk menyampaikan info-info penting. Sebab akan sering terllewat begitu saja akibat pergerakan twitter yang begitu cepat. Hal ini juga didukung oleh salah seorang dalam salah satu twitnya. Namun ada seorang temanku menjelaskan bagaimana menggunakan twitter agar kejadian yang seperti saya hadapi bisa diminimalisir. Berikut tips-tips yang diajarkannya.

  1. 1.       Follow akun twitter yang menyediakan info-info yang dibutuhkan. 
  2. 2.       Unfollow akun-akun twitter yang seringkali memberikan tweet yang tidak penting dan tidak dibutuhkan.

Nah! Alhamdulillah cara yang diberikan teman saya ini nampaknya memberikan hasil. Saya bisa mendapatkan info-info yang menarik dan saya butuhkan. Dan nampakanya saya juga tidak perlu khawatir jika saya mengunfollow salah satu akun twitter yang saya anggap tidak penting. Saya tidak berarti akan putus hubungan di twitter. Sebab twitter memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk menjalin hubungan. Ya seperti orang “pacaran”, bisa “putus nyambung”. Hehehe. So gimana kawan-kawan, ada yang mau me-RT tulisan ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s