Kemiskina Paling Bahaya


Bismillahirrahmanirrahim

Baru saja saya menonton kembali film Sang Murobbi. Film yang menceriktan perjalanan dakwah seorang guru yang bernama Ustd Rahmat Abdullah (alm). Wah, memnonton filmnya membuat ghirah akan dakwah jadi meningkat. Sosok da’i yang benar-benar langka di jaman ini. Sayang saya belum sempat mengikuti kajian beliau. Beliau sudah dipanggil Allah tahun 2005 lalu sedangkan saya baru mengenal sosok beliau dari film ini di tahun 2008 lalu.

Meski tidak sempat bertemu, namun ada pesan beliau yang juga disampaikan dalam film ini yang saya ingat. “Kemiskinan yang paling berbahaya bukanlah kemiskinan harta, melainkan kemiskinan azam dan tekad”. Di antara kita kebanyakan pasti akan setuju dengan pernyataan ini. Sebab harta kemiskinan harta masih bisa diusahakan untuk dicari, sedangkan kemiskinan azam dan tekad hampir sama dengan mati.

Bung Karno pernah mengilustrasikan kondisi yang miskin akan azam dan tekad ini. Beliau pernah menceritakan suatu bangsa yang dianugerahi oleh kekayaan alam yang begitu besar. Di sana serba ada. Namun akibatnya masyarakatnya jadi adem ayem. Tidak punya impian dan tekad. Tidak mau bergerak dan selalu berpasrah diri. Bangsa ini beliau sebut dengan Bangsa Utarakuru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s