Hang Out to The Right Places


“Hang Out to The Right Places” begitulah kalimat yang terucap dari seorang Wilmar Witoelar di program Talk Indonesia di Metro Tv pagi ini. Salah satu topik yang diangkat adalah fenomena menjamurnya 7-eleven di Jakarta baru-baru ini. 7-eleven merupakan salah satu nama brand minimart yang menjual berbagai produk harian. Namun konsep yang digunakan di jakarta ini sedikit berbeda dengan minimart yang lainnya, bahkan 7-eleven yang ada di luar negeri (ini berdasarkan pengalaman saya sendiri). 7-eleven di Jakarta menambahkan konsep cafe sehingga para pelanggannya bisa langsung menikmati berbagai produk makanan dan minuman di tempat.

Dengan adanya fasilitas cafe ini, akhirnya 7-eleven pun menjadi suatu tempat untuk berkumpul dan menghabiskan waktu. Bahkan dengan buka 24-jam, sepanjang malam 7-eleven pengunjung semakin ramai. Saya sendiri pernah melihat langsung betapa ramainya tempat ini di malam hari. Padahal saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 1 malam. Pemuda-pemudi berkumpul di di tempat ini bahkan sampai rela duduk di selasar dan parkiran mobil. Mereka ngobrol ngalor ngidul entah apa yang dibicarakan dengan diselingi senda gurau.

Ucapan Wilmar Witoelar di atas merupakan suatu bentuk himbuan kepada para pemuda agar tidak membuang waktu seperti ulasan di atas. Beliau menganjurkan kepada pemuda tempat berkumpul lain yang akan lebih bermanfaat. Sport center contohnya. Bayangkan para pemuda banyak yang ¬†menghabiskan waktunya di sport center, tentunya gairah olah raga nasional akan bersumber dari “grass root”. Begitu juga berbagai studi club yang saat ini sepi kegiatan, jika kembali dihidupkan dangan banyaknya para pemuda tentu akan begitu dinamis masyarakat kita.

Ungkapan itu juga suatu bentuk keprihatinan kepada pemuda saat ini. Ruang publik yang bermanfaat bagi pemuda saat ini sangat kurang dan kalah bersaing dengan tempat-tempat hiburan yang digandrungi pemuda saat ini. Di jaman orde baru dulu di setiap RW atau kelurahan ada karang taruna segabai wadah untuk kepemudaan. Ada juga ikatan pemuda masjid yang terus giat melakukan berbagai aktivitas dakwah di lingkungan masjid. Di sekolah kegiatan pandu seperti pramuka sangat gencar dan menjadi wahana berekspresi pemuda saat itu. Di tambah lagi kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler juga semakin menambah wahan para pemuda untuk berekspresi dan berkreasi.

Saya ingat sekalai betapa menyenangkannya masa-masa sekolah dulu ketika kegiatan ekstrakurikuler. Setiap sabtu ada pramuka yang begitu seru. Saat SMP jadwal latihan karate begitu dinanti-nanti. Saat SMA begitu senangnya memilik tim yang begitu solid di organisasi sub seksi sains. Dan saat di kampus organisasi himpunan mahasiswa, unit kemahasiswaan begitu dinamis dan memberi begitu banyak pengalaman berharga.

Sedangkan kabar-kabar terakhir dari siswa-siswi di sekolah, begitu banyak pembatasan mereka dalam berkegiatan dengan alasan klasik agar fokus dalam belajar. Hidup mereka hanya habis dari sekolah dan bimbingan-bimbingan belajar. Sangat sedikit kesempatan bagi mereka untuk berkreasi dan berekspresi dengan kelompoknya di sekolah maupun di kampus. Akhirnya mereka mencari di luar dan yang ternyata juga tidak begitu terfasilitasi. Hingga akhirnya tempat hiburan yang jadi alternatifnya.

Semoga pemerintah kita terutama Kementrian Pemuda dan Olah Raga menyadari akan hal ini. Kembali digalakkan program-program kepemudaan yang menjadi ruang ekspresi, kreatifitas dan apresiasi. Bina dan kembangkana potenis pemuda bangsa dengan memperbanyak wadah-wadah bagi mereka. Semoga mindset pemuda bisa semakin berkembang. tidak lagi dengan slogan “enjoy your life”, tapi menjadi “live your life”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s