Hati-hati Berdialog Dengan Logika


Baru saja saya membaca Al-Qur’an surat As-Safat. Surat ini diawali dengan membahas ikrar Allah atas malaikat-malaikat ciptaanNya yang berbaris-baris (banyak).
Ada yang menarik ketika saya terus membacanya. Di surat ini ada suatu perbincangan penghuni surga dengan para bidadari mereka di surga. Menarik perbincangan mereka karena sang penghuni surga teringat temannya di dunia yang sering melontarkan pertanyaan:
“apakah kamu yakin bahwa hari kebangkitan itu akan datang?”. “Apakah setalah mati kita akan dihidupkan lagi?”
Kemudian sang penghuni surga meminta kepada bidadariNya untuk mencari kabar keadaan temannya itu. Setelah mendapatkan informasinya bidadari pun menyampaikan:
“saya melihatnya sedang berada di tengah-tengah api neraka yang menyala-nyala”
Sang penghuni surga pun berujar kepada temannya tersebut, “celakalah engkau, hampir saja engkau mencelakakanku. Kalau bukan karena nikamat Tuhanku, maka pasti aku akan termasuk orang yang diseret ke neraka”.
Kisah di atas tertulis dalam Al-Qur’an surat As-Saffat ayat 50-57.

Jika melihat perkembangan saat ini, ternyata ayat ini sangat sesuai dengan kondisi pergaulan saat ini. Saya sering menemukan celotehan kawan-kawan di status Facebook atau twitternya yang menunjukkan mereka meragukan kebenaran dan keberadaan Allah. Dan sayangnya banyak celotehan semacam ini yang dicelotehkan oleh kawan-kawan yang mengaku muslim. Mereka mencoba berdialog dengan logika, sayangnya kebanyakan yang muncul adalah keingkaran. Pendapat-pendapat yang bermunculan hasil dialo dengan logikanya adalah menafikan sunnatullah dan mengedepankan jalan pemikiran mereka. Nauzbillah.

Oleh karena wahai para anak soleh, lebih baik kita hindari saja teman-teman yang seperti itu. Karena mudhorotnya lebih besar dan dapat menjerumuskan kita kedalam keingkaran. Lebih baik kita fokuskan diri mendalami pemahaman kita kepada Al-Qur’an dan khusu’ kepda segala syariat Islam. Mari kita memohon perlindungan dari Allah atas segala kesesatan yang demikian banyak tersebar di sekitar kita.

wallhu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s