Kuliah “Nuclear Security” dari IAEA


Hari ini mari kita membahas suatu istilah baru yaitu nuclear security. Mungkin dari kata-katanya terasa bukan suatu hal yang baru. Sama seperti saya dulu baru mendengar istilah energy security. Namun jika kita pelajari artinya ternyata bukan sekedar gabungan 2 arti kata.

Istilah nuclear security saya dapat kemarin dari lecture yang diberikan oleh Director of office of Nuclear Security IAEA. Sebelumnya tau apa itu IAEA? IAEA itu kepanjangan dari International Atomic Energy Agency yang merupakan institusi induk dunia yang mengatur pemanfaatan nuklir, baik untuk militer maupun non militer. Salah satu bidang utamanya adalah nuclear security. Indonesia menjadi salah satu negara pendirinya loh pada tahun 1957.

Makna utama dari nuclear security adalah segala usaha pengamanan zat-zat radio aktif agar tidak dapat diakses oleh tangan-tangan orang jahat. Begitu yang dituturkan Khammar Mrabit, sang direktur. Konsepnya ada 3 tipe pengamanan yaitu safety, security, safe guard.

Lantas apa yang diinginkan oleh IAEA terhadap Indonesia. Padahal Indonesia bukan pengguna nuklir yang besar. Indonesia hanya menggunakan nuklir pada layanan kesehatan dan reaktor riset. Meskipun konsumsinya kecil namun tetap harus ada sistem nuclear security yang kuat untuk menghindari sabotase dari pihak-pihak yang diinginkan. Selain itu hal ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya serangan teror nuklir dari pihak luar seperti teroris.

Dalam lecture ini memang agak terkesan pihak IAEA sedang menawarkan produk ke bangsa Indonesia terkait nuclear security. Namun ada sisi positifnyab dimana mereka mengharapkan Indonesia dapat berperan sebagai pihak utama yang memeliki wewenang dalam nuclear security di kawasan ASEAN maupun Asia Pasifik. Mereka berharap Indonesia bersedia mendirikan pusat pendidikan nuclear security dan menjadi center of excellences of nuclear security.

Tawaran terakhir ini memang sangat baik buat Indonesia. Apalagi dalam beberapa waktu ke depan, kawasan ASEAN akan segera memeliki fasilitas nuclear power plant (PLTN). Namun harus disadari bahwa Indonesia memerlukan tenaga nuklir untuk menjadi sumber energi. Adanya sistem nuclear security yang baik diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa PLTN bisa dimanfaatkan di Indonesia. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang meyakinkan dunia bahwa PLTN aman dengan mendirikan IAEA. Sekarang giliran kita.

Semoga bermanfaat.

One thought on “Kuliah “Nuclear Security” dari IAEA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s